Kompas.com - 15/11/2017, 08:04 WIB
ilustrasi air garam eskaylimilustrasi air garam
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Persepsi tiap orang terhadap rasa asin pada makanan berbeda-beda. Sebagian orang ada yang harus menambahkan banyak garam pada masakannya untuk mendapatkan rasa asin yang pas, sementara lainnya merasa cukup dengan sedikit bubuhan garam.

Studi terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menemukan alasan di balik perbedaan sensitivitas terhadap rasa asin di antara orang-orang. Dalam riset tersebut, peneliti menemukan perbedaan jumlah protein tertentu pada air liur orang yang sensitif dan kurang sensitif.

Selama penelitian, periset mengklasifikasi partisipan menjadi kelompok sensitif dan non-sensitif berdasarkan penilaian partisipan terhadap tingkat rasa asin beberapa sampel natrium klorida.

Baca juga : Fakta atau mitos?apakah gula bikin kecanduan?

Kemudian, dengan menggunakan kromatografi cairan dan spektrometri massa, tim mengidentifikasi beberapa protein saliva yang berbeda di antara mereka yang dapat dengan mudah mendeteksi garam dan mereka yang sulit melakukannya.

Mereka menemukan perbedaan terbesar terjadi pada saliva yang diproduksi pada masa jeda makan dibanding saliva yang diproduksi saat mengonsumsi makanan asin. Dalam saliva jeda, partisipan yang sensitif memiliki kadar endopeptidase—enzim yang dapat memecah protein—yang lebih tinggi ketimbang mereka yang kurang sensitif.

Periset menduga bahwa enzim tersebut dapat memodifikasi saluran sodium, yang akan meningkatkan jumlah sodium yang masuk ke dalam sel. Alternatif lainnya, enzim tersebut dapat memecah protein dalam saliva untuk menghasilkan peptida penguat garam pada orang-orang yang sensitif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Artikel ini sudah pernah terbit di National Geographic Indonesia dengan judul: Mengapa Ada Orang yang Doyan Asin?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Orbit Bumi Berfluktuasi yang Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Orbit Bumi Berfluktuasi yang Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Fenomena
[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

Oh Begitu
5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

Oh Begitu
Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Fenomena
4 Tahapan Siklus Menstruasi

4 Tahapan Siklus Menstruasi

Kita
Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Fenomena
Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Oh Begitu
Terkubur 1.700 Tahun, Vila Romawi Ditemukan di Lahan Pertanian Inggris

Terkubur 1.700 Tahun, Vila Romawi Ditemukan di Lahan Pertanian Inggris

Oh Begitu
Fakta-fakta Kelinci Laut, Siput Tanpa Cangkang yang Mirip Kelinci

Fakta-fakta Kelinci Laut, Siput Tanpa Cangkang yang Mirip Kelinci

Oh Begitu
Perbandingan Varian Omicron dengan Varian Delta, Ahli: Belum Tentu Lebih Berbahaya

Perbandingan Varian Omicron dengan Varian Delta, Ahli: Belum Tentu Lebih Berbahaya

Oh Begitu
Cara Melihat Komet Leonard Sepanjang Desember 2021 Ini

Cara Melihat Komet Leonard Sepanjang Desember 2021 Ini

Fenomena
Misteri Varian Omicron Butuh Waktu Berminggu-minggu untuk Dipecahkan

Misteri Varian Omicron Butuh Waktu Berminggu-minggu untuk Dipecahkan

Oh Begitu
Menurut Sains, Ini 5 Alasan Tidur yang Cukup Penting untuk Diet

Menurut Sains, Ini 5 Alasan Tidur yang Cukup Penting untuk Diet

Oh Begitu
Arti Kata Omicron, Alfabet Yunani yang Jadi Nama Varian Baru Covid-19

Arti Kata Omicron, Alfabet Yunani yang Jadi Nama Varian Baru Covid-19

Oh Begitu
Update Siklon Tropis Nyatoh, Akan Bergerak ke Utara dan Masih Berdampak ke Indonesia

Update Siklon Tropis Nyatoh, Akan Bergerak ke Utara dan Masih Berdampak ke Indonesia

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.