Kompas.com - 13/11/2017, 18:00 WIB
|
EditorResa Eka Ayu Sartika

Untuk mengetahui lebih jauh tentang sejarah evolusi LIF dan duplikatnya, Lynch dan koleganya meneliti genom spesies yang memiliki keterkaitan. Misalnya, dugong, hyrax, juga mammoth dan mastodon yang sudah punah.

Analisisnya menunjukkan bahwa gen LIF diduplikasi sebanyak 17 kali dan hilang 14 kali selama evolusi garis keturunan gajah. Pada hyrax dan dugong, mereka memiki duplikat LIF. Namun, duplikat p53 hanya muncul pada gajah yang masih hidup dan punah.

"Hal ini menunjukkan bahwa duplikasi LIF terjadi lebih awal dalam evolusi," ujarnya.

Sebagian besar duplikat gen LIF adalah gen pseudogen-old, bermutasi, dan tidak berguna yang bertahan dalam genom secara kebetulan. Ada pengecualian, urutan gen LIF6 yang mengakumulasikan mutasi acak, berati seleksi alam juga berperan.

"Kami pikir LIF6 adalah pseudogine yang telah disahkan. Artinya gen LIF6 pada gajah berevolusi menjadi gen fungsional dari nenek moyang pseudogene. Karena kembali dari kematian dan berperan dalam kematian sel, kami menyebutnya 'gen zombie'," jelas Lynch.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.