Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/11/2017, 19:02 WIB
|
EditorResa Eka Ayu Sartika

KOMPAS.com- Pernahkah terlintas di pikiran Anda, kuda ternyata bisa membedakan arti posisi tubuh? Posisi tubuh atau yang sering kita sebut dengan bahasa tubuh ternyata dapat dipahami oleh kuda. Penelitian terbaru mahasiswa Universitas Sussex mengkonfirmasi hal ini.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Animal Cognition tersebut menyebutkan kuda lebih menyukai posisi tubuh yang menyiratkan kepatuhan (penurut) daripada posisi dominan. Penelitian tersebut dilakukan terhadap 30 ekor kuda dan menghasilkan pemahaman baru bagi banyak orang.

Hal ini menegaskan bahwa hewan berkomunikasi dengan bahasa tubuh. Bentuk komunikasi ini merupakan hal baru dalam bidang komunikasi lintas spesies, khususnya manusia dengan kuda.

Bahasa tubuh manusia yang menyiratkan dominasi adalah posisi seperti berdiri tegak, berkacak pinggang, dan dada yang membusung. Kemudian, posisi tubuh penurut adalah posisi seperti membungkuk, melipat tangan di dada, dan duduk santai atau berlutut.

Baca juga: Keren atau Ngeri? Ini Penampakan Kuda Spesies Baru Hasil Pembiakan

Dalam penelitian tersebut, kuda cenderung untuk mendekati orang dengan posisi penurut. Meskipun sebelumnya sudah diberi makan dengan posisi netral, kuda tetap konsisten mendekati orang dengan posisi tidak dominan.

Menurut salah satu mahasiswa doktoral psikologi serta wakil ketua penelitian ini, Amy Smith, kuda memang dikenal pandai untuk memahami bahasa tubuh pelatih dan sudah terbukti dengan anekdot "efek kecerdasan Hans".

Efek kecerdasan Hans adalah cerita tentang kecerdasan kuda yang mampu memahami banyak hal termasuk matematika, tangga nada, konsep waktu, bahkan bahasa jerman.

"Namun, penelitian ini berusaha menguji secara empiris hal tersebut. Hasil ini memicu pertanyaan menarik tentang fleksibilitas komunikasi lintas spesies," kata Smith seperti dikutip di Sciencedaily, Jumat (3/11/2017).

Pendapat senada juga diungkapkan oleh Dr. Leanne Proops dari Universitas Portsmourth yang terlibat pada penelitian ini.

"Dalam hukum evolusi baik hewan atau manusia cenderung menggunakan postur tubuh yang lebih besar untuk menunjukkan dominasi, atau ancaman, dan postur tubuh yang lebih kecil untuk menunjukkan ketaatan atau penurut. Nah, kuda mungkin memiliki pemahaman naluriah postur besar dan kecil itu," ujar Dr. Proops.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+