Kompas.com - 02/11/2017, 21:08 WIB
Temuan kerangka wanita hamil di Mesir. Di bagian panggulnya menunjukkan wanita ini berada di trimester pertama saat dia meninggal. Temuan kerangka wanita hamil di Mesir. Di bagian panggulnya menunjukkan wanita ini berada di trimester pertama saat dia meninggal.
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Belum lama ini, arkeolog menemukan kerangka wanita hamil yang diperkirakan berusia 3.200 tahun. Kerangka tersebut ditemukan di dekat kuil yang didedikasikan untuk dewi Hathor.

Dulunya, kawasan penemuan ini juga disebut Tambang Raja Salomo yang ada di lembah Timna, Israel. Orang Mesir kuno menggunakan tambang tersebut untuk mencari tembaga.

Para arkeolog masa lalu percaya bahwa Raja Salomo, penguasa Israel kuno, mengendalikan tambang Timna, dalam artian bahwa Raja Salomo-lah yang membuka tambang tembaga di Timna.

Namun, arkeolog pada masa ini meragukan klaim tersebut dan menganggap hal itu tidak mungkin terjadi. Mereka membuktikan bahwa tambang ini sudah dibuka oleh orang Mesir sekitar 1300 sampai 1150 SM dengan menemukan hasil dari tambang Timna yang dipersembahkan ke kuil Hathor.

BACA: Terungkap, Mesir Kuno Runtuh karena Ulah Politisi dan Gunung Apinya

Kini, sebuah kerangka wanita hamil ditemukan terkubur di tumulus (makam yang ditutupi batu, biasa ditemukan di makam Israel kuno) dekat kuil Hathor, dewi cinta, kebahagiaan, dan persalinan yang juga dianggap oleh para penambang sebagai dewi pelindung.

Para arkeolog memprediksi, saat wanita hamil ini masih hidup, Mesir masih mengendalikan tambang di Timna. Ini menjadi petunjuk bahwa wanita ini merupakan orang Mesir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mungkin dia adalah penyanyi di kuil Hathor. Makamnya ada desain manik-manik, seperti yang ditemukan di kuil Hathor," kata Erez Ben-Yosef, direktur proyek lembah Timna Tengah dan dosen arkeologi senior dari Universitas Tel Avev, Israel, seperti dilansir dari Live Science, Kamis (2/11/2017).

BACA: Arkeolog Temukan Makam Ahli Emas Kerajaan Mesir Kuno

Pemeriksaan pada kerangka menunjukkan bahwa wanita hamil ini berusia 20-an awal dan usia kandungannya masih trimester awal saat meninggal. Namun, para arkeolog belum mengetahui penyebab kematiannya.

Para arkeolog menduga wanita ini pergi ke pertambangan di lembah Timna untuk mengambil tembaga. Di sisi lain, dia harus menyanyi untuk upacara dan ritual di kuil Harthor.

Meskipun demikian, para arkeolog tidak mengetahui apakah wanita ini sengaja melakukan perjalanan dari Timna ke Mesir saat hamil. "Mungkin dia tidak akan pergi jika tahu kalau sedang hamil. Tapi ini hanya dugaan," ujar Ben-Yosef.

Sekitar satu abad setelah wanita itu meninggal, kekuatan Mesir di wilayah Timna terus melemah hingga mereka kehilangan kendali terhadap tambang di wilayah tersebut.

Selain kerangka wanita hamil, temuan lain di lembah Timna juga mencakup sisa makanan yang diawetkan dari sebuah tenda pertambangan yang disebut Bukit Budak.

BACA: Patung Berumur 4.300 Tahun Menyingkap Misteri tentang Firaun Mesir

Sisa makanan yang ditemukan memberi kesan bahwa penambang di masa itu mengonsumsi makanan domba dan kambing, biji-bijian seperti pistachio, anggur dan ikan selama abad 10 SM.

Di Bukit Budak, ilmuwan juga menemukan garasi canggih dan kandang keledai yang menunjukkan pemukiman itu memiliki sistem pertahanan yang sangat terorganisir.

Dalam penemuan lain, para arkeolog pada 2013 melaporkan bahwa mereka telah menggali artefak lembah saat zaman Raja Salomo berkuasa.

Penelitian lain juga sedang dilakukan untuk melengkapi pemahaman yang lebih baik tentang sejarah Timna.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.