Kompas.com - 01/11/2017, 21:05 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com - Untuk kali pertama, sebuah penelitian baru dari Australia mampu membuktikan bahwa sembilan persen bayi prematur yang tali pusarnya dipotong setelah lahir memiliki potensi meninggal.

Oleh karena itu, para peneliti pun menyarankan untuk memotong tali pusar setelah satu menit, terutama pada bayi preamtur.

Dari rata-rata angka kelahiran prematur yang mencapai 15 juta bayi setiap tahun, para peneliti memperkirakan bahwa cara tersebut dapat menyelamatkan lebih dari 100 ribu bayi prematur.

Anjuran ini sangat didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyarankan bahwa waktu standar untuk memotong tali pusar setidaknya satu menit setelah kelahiran.

BACA: Di Hari Begini, Haruskah Bayi yang Baru Lahir Dibedung?

Kita tidak bisa menutup mata bahwa setiap tahunnya, ada lebih dari satu juta bayi yang meninggal akibat komplikasi karena kelahiran dini. Kelahiran prematur bahkan disebut sebagai penyebab utama kematian bagi bayi di seluruh dunia.

Selain meninggal, bayi yang lahir prematur juga memiliki kecenderungan tumbuh dengan risiko gangguan perkembangan pada otak, paru-paru, penglihatan, masalah gigi, pendengaraan, dan sistem kekebalan tubuh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dr Haywood Brown, spesialis kesehatan ibu anak dari Universitas Duke sekaligus presiden American College of Obstetrics and Gynecology (ACOG) mengatakan bahwa pemotongan tali pusar yang ditunda akan memberi manfaat bagi bayi.

"Namun, manfaat paling besar dirasakan oleh bayi prematur," kata Brown seperti dikutip dari Daily Mail Online, Rabu (1/11/2017).

Dia menjelaskan, bayi prematur lahir dengan lebih sedikit darah daripada bayi yang lahir normal atau cukup umur. Mereka juga tidak bisa memproduksi secepat tubuh memecah sel darah merah sehingga sering mengalami anemia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.