Kompas.com - 01/11/2017, 12:46 WIB
Kondisi pusat perbelanjaan Maluku City Mall setelah Ambon diguncang gempa sebanyak 5 kali, Selasa (31/10/2017) malam. KOMPAS.com/Rahmat Rahman PattyKondisi pusat perbelanjaan Maluku City Mall setelah Ambon diguncang gempa sebanyak 5 kali, Selasa (31/10/2017) malam.
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com — Rentetan aktivitas gempa yang menggunacang Ambon sejak semalam hingga hari ini (1/11/2017) menyebabkan kerusakan pada bangunan fasilitis publik, seperti mal dan bandara.

Tidak ditemukan korban jiwa dari peristiwa ini. Tidak mengherankan jika warga Ambon panik dengan guncangan yang terus berlangsung.

Daryono, Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, mengungkapkan, aktivitas gempa yang terjadi secara beruntun sebelum dan sesudah terjadi gempa utama semacam ini dalam ilmu gempa merupakan hal biasa.

BACA: Teki-teki Terpecahkan, Purnama Memang Bisa Memicu Gempa

Dia menjelaskan, dalam ilmu gempa bumi (seismologi) ada tiga tipe gempa.

Gempa tipe 1 dicirikan dengan terjadinya gempa utama (main shock), tanpa ada gempa pendahuluan (foreshocks), yang selanjutnya diikuti serangkaian gempa susulan (aftershocks).

Gempa tipe 2 dicirikan dengan terjadinya serangkaian aktivitas gempa pendahuluan, kemudian terjadi gempa utama, selanjutnya diikuti gempa susulan.

Gempa tipe 3 dicirikan dengan rentetan aktivitas gempa berkekuatan kecil yang terjadi secara terus-menerus dalam rentang waktu tertentu, tanpa ada gempa paling kuat sebagai gempa utama.

"Fenomena semacam ini (yang terjadi di Ambon) dikenal sebagai aktivitas swarm," ujar Daryono.

Menilik konsep tiga tipe gempa di atas, gempa bumi yang terjadi di Ambon merupakan cerminan dari aktivitas gempa tipe 2.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.