Kompas.com - 25/10/2017, 21:57 WIB
Ilustrasi autisme Radachynskyi/ThinkstockIlustrasi autisme
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com - Autisme di Indonesia, bahkan dunia, masih belum banyak dibahas secara terbuka. Akibatnya, para pengidap autisme sering kali mendapat cemoohan atau di-bully. Tidak heran jika para pengidap autisme lebih sering merasa depresi.

Hal ini sesuai dengan temuan sebuah penelitian dari Conventry University.

Dalam penelitian tersebut dikemukakan bahwa orang yang menunjukkan karakteristik autisme lebih berisiko mencoba bunuh diri.

Baca juga: Percaya Bumi Datar dan Vaksin Bikin Autis? Mungkin Kamu Cuma Sok Unik

Biasanya hal tersebut dipicu oleh perasaan tidak diinginkan, dikeluarkan dari masyarakat, dan menjadi beban untuk keluarga dan teman.

Sebelumnya, beberapa penelitian telah menyebutkan hubungan antara pengidap autis dan peningkatan risiko bunuh diri. Namun, baru kali ini sebuah studi menyebutkan bahwa orang yang belum didiagnosa mengidap autisme, tetapi memiliki ciri yang mirip juga berisiko bunuh diri.

Para ilmuwan mengatakan, memahami faktor-faktor ini sangat penting untuk mengurangi kematian karena bunuh diri.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Autism Research ini melibatkan 163 orang yang berusia 18-30 tahun. Mereka diminta menyelesaikan survei online untuk menetapkan tingkat di mana mereka menunjukkan karakteristik autisme, depresi, dan perilaku bunuh diri.

Sifat autisme yang dimaksud meliputi kesulitan sosial dan komunikasi, perhatian terhadap detail, dan kecenderungan untuk memiliki obyek obsesi yang sempit.

Selain itu, peneliti juga memeriksa perasaan interpersonal yang mungkin terkait dengan usaha bunuh diri, termasuk perasaan tidak cocok dengan dunia ini atau menjadi beban untuk orang lain.

Hasil menunjukkan bahwa orang-orang dengan tingkat autisme yang lebih tinggi ternyata juga memiliki perasaan depresi, membebani orang lain, dan tidak cocok dengan dunia yang lebih tinggi, sehingga risiko bunuh dirinya turut menjadi lebih tinggi.

Baca juga: Pimpinan DPR Minta Gunadarma Usut Tuntas Kasus Bully Mahasiswa Autis

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada Ada Peningkatan Curah Hujan di Jabodetabek 3 Hari ke Depan

Waspada Ada Peningkatan Curah Hujan di Jabodetabek 3 Hari ke Depan

Fenomena
[POPULER SAINS]: Gempa Megathrust Selat Sunda Memicu Tsunami | Gejala KIPI Vaksin Booster ] Jabodetabek Hujan Lebat

[POPULER SAINS]: Gempa Megathrust Selat Sunda Memicu Tsunami | Gejala KIPI Vaksin Booster ] Jabodetabek Hujan Lebat

Oh Begitu
Mengenal Ular Pucuk, Ular yang Banyak Ditemukan di Pemukiman

Mengenal Ular Pucuk, Ular yang Banyak Ditemukan di Pemukiman

Oh Begitu
Gempa Vulkanik yang Pernah Terjadi di Indonesia

Gempa Vulkanik yang Pernah Terjadi di Indonesia

Fenomena
China Luncurkan Roket Long March 2D sebagai Misi Pertama di Tahun 2022

China Luncurkan Roket Long March 2D sebagai Misi Pertama di Tahun 2022

Fenomena
Catat, Ini Daftar Vaksin Booster Homolog dan Heterolog

Catat, Ini Daftar Vaksin Booster Homolog dan Heterolog

Oh Begitu
Asteroid Berukuran 2 Kali Empire State Building Lewat Dekat Bumi Hari Ini

Asteroid Berukuran 2 Kali Empire State Building Lewat Dekat Bumi Hari Ini

Fenomena
Tak Hanya Covid-19, Eropa Diprediksi Akan Hadapi Twindemic, Apa Itu?

Tak Hanya Covid-19, Eropa Diprediksi Akan Hadapi Twindemic, Apa Itu?

Fenomena
Tergolong Ringan, Ini Gejala KIPI Vaksin Booster yang Banyak Dilaporkan

Tergolong Ringan, Ini Gejala KIPI Vaksin Booster yang Banyak Dilaporkan

Kita
Jabodetabek Masih Berpeluang Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Malam Ini

Jabodetabek Masih Berpeluang Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Malam Ini

Fenomena
Isyana Sarasvati Akui Kecanduan Kopi sejak Kuliah, Ketahui 8 Manfaat Minum Kopi

Isyana Sarasvati Akui Kecanduan Kopi sejak Kuliah, Ketahui 8 Manfaat Minum Kopi

Kita
Gempa Indonesia: Mengenal Penyebab Gempa Bumi hingga Potensi Tsunami

Gempa Indonesia: Mengenal Penyebab Gempa Bumi hingga Potensi Tsunami

Oh Begitu
Hari Ini, Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta Bisa Sebabkan Banjir

Hari Ini, Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta Bisa Sebabkan Banjir

Fenomena
Kenapa Jantung Kita Berdetak Lebih Cepat Saat Takut? Sains Jelaskan

Kenapa Jantung Kita Berdetak Lebih Cepat Saat Takut? Sains Jelaskan

Oh Begitu
Rangkuman Gempa Signifikan Sepekan Terakhir, Apa Saja?

Rangkuman Gempa Signifikan Sepekan Terakhir, Apa Saja?

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.