Kompas.com - 21/10/2017, 16:52 WIB
|
EditorYunanto Wiji Utomo

"(Fenomena) ini benar-benar berkaitan dengan mangsa yang lebih kecil dari ukuran mulut dan kebetulan bergerak melintas di depan pandangan," ujar Karen Lips, ahli biologi konservasi dari Universitas Maryland, Washington D.C, seperti dikutip National Geographic, Rabu (18/10/2017).

Dia menjelaskan, kebanyakan amfibi, reptil, dan ikan menelan makanan secara keseluruhan. Perut akan menggembung dan menggeliat usai melahap buruan masuk ke mulut.

Karena ular memiliki tubuh yang panjang dan ramping, mungkin akan sulit bagi katak untuk menelannya sekaligus. Lips memperkirakan, sang fotografer menangkap momen yang pas, saat ular ingin melarikan diri.

Apakah katak makan ular tersebut umum? Ini merupakan pertanyaan sulit. Sebab, belum ada yang mengetahui dari mana foto ini diambil. Di penangkaran atau di alam liar.

Namun demikian, sudah banyak spesies katak yang tertangkap sedang melahap ular dengan ukuran beragam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.