Kompas.com - 21/10/2017, 15:15 WIB
|
EditorYunanto Wiji Utomo

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Katarak pada bayi bisa dicegah sejak dalam masa kandungan. Demikian diungkapkan Doni Widyandana, ahli penyakit mata anak dari Universitas Gadjah Mada.

Jika saat mengandung ibu berisiko terserang virus TORCH (Toxoplasa, Rubella, Cytomegalovarius, and Herpes implex Virus), hal ini dapat dilakukan dengan memberikan vaksin TORCH saat masa kehamilan.

Menurut Doni, dokter anak juga memiliki peran penting untuk ikut peduli pada mata anak. "Kebutaan tidak hanya buta dua mata, tapi juga bisa buta satu mata. Hal semacam ini lebih baik dideteksi sejak awal," imbuhnya.

Jika memang ditemukan salah satu mata anak terdapat katarak, hal itu tidak dapat ditunda lagi. "Harus segera diobati, dioperasi, diberi kacamata agar matanya dapat melihat normal dan tidak terjadi kerusakan," sambung Doni.

Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk melakukan pengecekan katarak pada bayi adalah menggunakan benda berwarna. Jika bayi masih dapat mengikuti benda tersebut, kemungkinan matanya masih normal.

Hal lain yang dapat dilakukan adalah menutup satu mata bayi. Jika saat mata ditutup bayi menunjukkan respon tidak nyaman, hal tersebut menandakan ada yang tidak beres dan perlu dilakukan pemeriksaan.

"Kalau bisa pakai senter. Diamati di bagian lensa yang hitam apakah ada titik putih atau tidak. Kalau ada putih-putih, itu mungkin katarak. Atau saat disinari terlihat seperti mata kucing, jangan-jangan ada tumor di matanya," jelas Doni.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dikira Benda Suci, Ukiran Burung Hantu dari Zaman Tembaga Ini Ternyata Mainan Anak

Dikira Benda Suci, Ukiran Burung Hantu dari Zaman Tembaga Ini Ternyata Mainan Anak

Oh Begitu
Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Fenomena
Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Oh Begitu
Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Oh Begitu
5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Oh Begitu
Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Oh Begitu
4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

Oh Begitu
Apa Makanan Ikan Piranha?

Apa Makanan Ikan Piranha?

Oh Begitu
Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Fenomena
Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Kita
Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Oh Begitu
Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

Oh Begitu
Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.