Kompas.com - 17/10/2017, 18:00 WIB
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Besok, 18 Oktober 2017, benda-benda langit menampakkan kemesraannya.

Pada dini hari misalnya. Sebelum fajar menyingsing, Venus dan bulan sabit tua akan berjalan beriringan di langit.

Pembina Jogja Astro Club, Mutoha Arkanuddin,mengatakan bahwa fenomena itu bisa dilihat setelah Subuh.

"Dengan teknik long exposure entah pakai DSLR atau kamera HP, bisa difoto (fenomena pertemuan bulan dan Venus)," kata Mutoha.

Baca: Planet Merkurius Menyusut, Misi Penyelidikan Pun Dimulai

Bulan sabut tua akan berada di sisi utara sementara Venus di selatannya.

Astronom amatir Ma'rufin Sudibyo mengungkapkan, saat berjalan beriringan, selisih jarak bulan dan venus hanya 2,5 derajat, sangat dekat menurut pandangan manusia.

Ma'rufin mengatakan, fenomena ini dapat diamati di seluruh Indonesia sejak bulan terbit hingga saat matahari terbit.

"Di Jakarta bulan terbit pukul  04:20, matahari terbit pukul 05:30. Selama waktu itu," terangnya.

Venus akan bersinar dengan magnitudo sekitar -3,8 sehingga cukup terang untuk dilihat dengan mata telanjang.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.