Kompas.com - 16/10/2017, 18:45 WIB
Dryococelus australis. Rohan Cleave/Melbourne ZooDryococelus australis.
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com – Seekor serangga batang Dryococelus australis yang hidup di Pulau Lord Howe, Australia bangkit dari kepunahannya.

Serangga berbentuk menyerupai lobster itu sempat dinyatakan punah pada tahun 1920an.

Tahun 1960an, sekelompok pemanjat tebing di Piramida Bola, tumpukan batu vulkanik yang terletak 20 Km tenggara Pulau Lord Howe, menemukan bangkai menyerupai D. australis. Tapi tak berhasil mengidentifikasi.

Alhasil, serangga itu resmi dinyatakan punah pada tahun 1986.

Kepunahan D. australis dipicu oleh tikus hitam yang terbawa oleh kapal karam di Pulau Lord Howe pada 1918. Kapal tersebut bersandar 600 Km (370 mil) di lepas pantai timur Australia.

Tak hanya D. australis yang dikunyah hingga punah oleh sang tikus. Lima burung, dua tumbuhan dan 12 invertebrata yang tak dapat ditemukan di tempat lain juga lenyap.

Berkat kerja keras para peneliti, pada 2001 beberapa serangga kecil ditemuan hidup di pohon teh di Piramida Bola. Tak pikir panjang, program pengembangbiakkan langsung dilakukan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca Juga: Makhluk Purba Bangkit setelah 40 Tahun Mati secara Taksonomi

Analisis DNA kini membuktikan bahwa hewan yang dikembangbiakkan itu adalah D australis.

D australis yang ditemukan di Piramida Bola agak berbeda dengan yang di Pulau Howe. Secara genetik, perbedaannya sebesar satu persen. Namun demikian, ilmuwan menganggap perbedaan itu cukup kecil sehingga masih bisa dikategorikan spesies yang sama.

"Dalam kasus ini, sepertinya kita beruntung dan kita belum kehilangan spesies ini selamanya," kata pemimpin peneliti Alexander Mikheyev, seorang profesor di Okinawa Instiute of Science and Technology Graduate University seperti dikutip dari Science Alert pada Senin (9/10/2017).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.