Kasus Langka, Teriak di Konser One Direction Bikin Paru-Paru Kempis

Kompas.com - 12/10/2017, 17:10 WIB
Hasil rontgen remaja yang mengalami pengempisan paru-paru akibat berteriak di konser One Direction. Slaughter & Roppolo, Journal of Emergency Medicine (2017)Hasil rontgen remaja yang mengalami pengempisan paru-paru akibat berteriak di konser One Direction.
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

Namun, lagi-lagi hipotesis ini terpatahkan setelah uji gula darah dilakukan dan dokter pun kembali bingung.

Berbicara kepada Live Science 12 Oktober 2017, Slaughter mengungkapkan dugaannya.

Kemungkinan ada lubang yang sangat kecil di suatu tempat pada saluran pernafasan remaja tersebut. Lubang ini hanya akan terbuka bila ada cukup banyak energi, seperti menjerit, tetapi setelah itu akan kembali menutup.

Untungnya, pasien tersebut masih bernasib baik. Pengempisan paru-paru ringan ini tidak berujung pada kematian. Dokter hanya perlu memberikan oksigen ekstra untuk membatu paru-paru pulih kembali.

"Setelah melakukan pengamatan secara rutin dengan penelitian rontgen, kami melihat bahwa tidak ada perubahan pada area dada sehingga pasien dipulangkan pada hari berikutnya tanpa ada kunjungan lebih lanjut untuk masalah ini," tulis Slaughter dan Roppolo seperti dikutip dari Science Alert, Kamis (12/10/2017).

Selain menjerit terlalu keras seperti dalam kasus ini, udara juga terjebak di dalam dada secara spontan pernah terjadi saat seseorang tengah nyanyi, menyelam, angkat besi, dan terbang militer.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X