Kompas.com - 23/09/2017, 20:34 WIB
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com –- Manusia modern (homo sapiens) mungkin boleh berbangga karena memilki volume otak yang besar, yakni 1350 sentimeter kubik. Dengan otak yang besar tersebut, cara berpikir dan kebudayaan manusia modern relatif lebih maju dibandingkan nenek moyang terdahulu.

Akan tetapi, keuntungan ini punya risiko tersendiri. Manusia modern perlu energi yang besar juga untuk mencapai volume otak tersebut sehingga pertumbuhan kita menjadi lebih lambat dibandingkan dengan primata lainnya.

Lalu, bagaimana dengan Neanderthal yang volume otaknya sebesar 1.400 sentimeter kubik ?

 

(Baca juga: Neanderthal Makhluk Cerdas, Sudah Berbahasa seperti Manusia)

Penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal Science pada 22 September 2017 meyatakan bahwa dengan volume otak yang lebih besar, perkembangan otak Neanderthal juga memerlukan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan manusia modern.

Untuk mendapatkan kesilmpulan itu, sejak Maret 2017 para peneliti mempelajari kerangka Neanderthal muda berusia 49.000 tahun yang nyaris lengkap dan terawetkan di El Sidrón, Spanyol.

Mereka memotong gigi kerangka dan menghitung jumlah lapisan pertumbuhan guna mengetahui usianya. Cara ini serupa dengan menghitung umur pohon melalui jumlah cincin di batang pohon.

Diperkirakan, anak laki-laki Neanderthal tersebut berusia 7,7 tahun saat meninggal. Penyebab kematian pasti dari anak Neanderthal belum diketahui, tetapi para peneliti cukup yakin bahwa penyebabnya bukan sakit maupun trauma.

(Kiri-kanan) Para peneliti, yakni Antonio García-Tabernero, Antonio Rosas dan Luis RíosAndrés Díaz-CSIC Communication (Kiri-kanan) Para peneliti, yakni Antonio García-Tabernero, Antonio Rosas dan Luis Ríos

Dikarenakan oleh usianya yang masih muda, Neanderthal kecil belum memiliki otak yang maksimal, hanya 87,5 persen dari ukuran otak rata-rata Neanderthal dewasa. Bila dibandingkan dengan manusia modern, pertumbuhannya pun tampak lebih lambat.

"Kami pikir otak anak Neanderthal ini masih tumbuh dalam volume," kata salah satu penulis Antonio Rosas yang juga sebagai Ketua Kelompok Paleoantropologi di Museum Nasional Ilmu Pengetahuan Alam Spanyol, seperti dihimpun dari Live Science pada Kamis (21/9/2017).

"Pada usia yang sama, otak manusia modern akan mencapai hampir 95 persen dari volumenya," tambahnya.

(Baca juga: Kapan Manusia Modern Berpisah dengan Neanderthal?)

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.