Kompas.com - 02/09/2017, 17:06 WIB
Pete Makovicky dan Bill Simpson menggunakan gipsum gastralia untuk menunjukkan posisi tulang tersebut pada fosil Sue. Zachary James Johnston/The Field Museum/Handout via REUTERSPete Makovicky dan Bill Simpson menggunakan gipsum gastralia untuk menunjukkan posisi tulang tersebut pada fosil Sue.
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com – Walaupun tidak mengetahui namanya, kemungkinan besar Anda telah melihat Sue melalui berbagai penampilannya di media. Fosil Tyrannosaurus rex (T-rex) paling terkenal di dunia ini adalah yang terbesar dan terlengkap di antara jenisnya.

Namun, Sue tidak sempurna. Dia butuh perbaikan di sana dan sini untuk menampilkan pengetahuan terbaru kita akan spesies ikonis tersebut.

Oleh karena itu, Sue akan diturunkan dari posisinya sekarang di Stanley Field Hall Museum Field, Chicago, Amerika Serikat pada pada bulan Februari 2018 dan dipindahkan ke area baru pada musim semi 2019 dengan berbagai perubahan anatomi.

(Baca juga: Secepat-cepatnya T-Rex, Masih Lebih Cepat Manusia)

Dikutip dari Reuters 30 Agustus 2017, paleontolog Pete Makovicky selaku rekan kurator untuk koleksi dinosaurus dari Museum Field mengatakan, kita akan membuat beberapa perubahan pada tulang (Sue) untuk menunjukkan pengetahuan baru yang lebih baik.

Sebagai gantinya, fosil dari spesies dinosaurus terbesar dalam sejarah, Patagotitan mayorum, akan menempati area Sue saat ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

P mayorum adalah dinosaurus berleher panjang dan berkaki empat yang memakan tanaman. Dengan tinggi sekitar 37,2 meter dan berat 70 ton, dinosaurus yang hidup di Argentina sekitar 100 juta tahun yang lalu ini termasuk salah satu hewan terbesar dalam sejarah dan merupakan anggota dari kelompok titanosaurus.

Perbandingan fosil Patagotian mayorum dengan Tyrannosaurus rexThe Field Museum/Handout via REUTERS Perbandingan fosil Patagotian mayorum dengan Tyrannosaurus rex

Fosil Patagotian yang akan ditampilkan dibuat dari fiberglass (plastik yang diperkuat dengan fiber) yang dicetak dari tujuh P mayorum. Tingginya akan mencapai balkon lantai kedua museum, sekitar sembilan meter, dan pengunjung akan bisa berjalan di bawahnya dan menyentuhnya.

Lalu, untuk semakin melengkapi pengalaman pengunjung, Field Museum juga akan menampilkan berbagai fosil asli, seperti tulang paha berukuran 2,4 meter, dari spesies megah ini.

Penampilan baru

Menurut Makovicky, salah satu perubahan terbesar pada Sue adalah penambahan gastralia, sekelompok tulang menyerupai tulang rusuk pada bagian perut yang membantu dinosaurus untuk dapat bernafas dengan lebih mudah.

Halaman:


Sumber Reuters

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.