Kisah Ilmuwan Amatir yang Menemukan Debu Kosmik di Tengah Kota

Kompas.com - 03/08/2017, 08:11 WIB
Salah satu partikel debu kosmik yang ditemukan oleh Jon Larsen. Lebar partikel ini sekitar 300 mikron. JAN BRALY KIHLE AND JON LARSENSalah satu partikel debu kosmik yang ditemukan oleh Jon Larsen. Lebar partikel ini sekitar 300 mikron.
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Debu kosmik atau mikrometeorit ada di mana saja. Partikel-partikel yang berasal dari supernova, asteroid, dan komet ini selalu berjatuhan ke bumi.

Namun, menurut para ilmuwan, menemukan debu kosmik di tempat-tempat yang banyak penduduknya adalah sesuatu yang mustahil untuk dilakukan.

Pasalnya, debu kosmik berukuran sangat-sangat kecil, yakni sekitar 300 mikron atau 0,3 milimeter. Lalu, kotoran yang dibuat oleh manusia juga membuat pencarian partikel ini semakin sulit.

(Baca juga: Bintang Raksasa Lenyap Tiba-tiba, Ternyata Ini yang Terjadi)

Alhasil, untuk mencarinya, para peneliti pun harus pergi ke Antartika atau daerah terpencil lainnya.

Akan tetapi, seorang musisi jazz Norwegia dan ilmuwan amatir, Jon Larsen, membuktikan bahwa debu kosmik bisa ditemukan di tengah kota.

Larsen memulai penelitiannya dengan mengidentifikasikan fitur-fitur unik yang terjadi ketika debu kosmik melewati atmosfer bumi, yakni meleleh dan memadat kembali.

Setelah itu, ilmuwan amatir ini mulai mencari mikrometeorit di kota-kota besar di tujuh benua. Dia mengumpulkan lumpur yang menumpuk di atap rumah, menyaringnya, dan menggunakan magnet untuk mengeluarkan partikel-partikel debu kosmik.

(Baca juga: Ketika Dua Bintang Saling Mencinta, Supernova Dahsyat Akan Terjadi)

Setelah menemui banyak peneliti, Larsen akhirnya mendapatkan bantuan dari Matthew Genge, seorang peneliti planet di Imperial College London, yang setuju untuk memeriksa ke-48 partikel yang ditemukannya.

Ternyata, Larsen benar-benar berhasil menemukan debu kosmik.

"Jon adalah orang yang melihat melalui mikroskop. Dia mengamati ratusan atau bahkan ribuan partikel hanya untuk menemukan satu mikrometeorit," kata Genge.

Kini, kisah Larsen dipublikasikan dalam sebuah buku yang berjudul In Search of Stardust: Amazing Micrometeorites and Their Terrestrial Imposters.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

WHO Akui Covid-19 Menyebar di Udara, Apa Bedanya dengan Droplet?

WHO Akui Covid-19 Menyebar di Udara, Apa Bedanya dengan Droplet?

Oh Begitu
Indonesia Urutan ke-7 Kesiapsiagaan Layanan Kanker di Asia-Pasifik

Indonesia Urutan ke-7 Kesiapsiagaan Layanan Kanker di Asia-Pasifik

Oh Begitu
WHO Akui Covid-19 Mungkin Menyebar di Udara, Apa yang Nanti Berubah?

WHO Akui Covid-19 Mungkin Menyebar di Udara, Apa yang Nanti Berubah?

Kita
Perlindungan Ekstra dari Virus Corona, Apa itu Gargle dengan PVP-I dan Manfaatnya?

Perlindungan Ekstra dari Virus Corona, Apa itu Gargle dengan PVP-I dan Manfaatnya?

Oh Begitu
Hindari Kegagalan Lagi, NASA Beri 80 Rekomendasi untuk Boeing

Hindari Kegagalan Lagi, NASA Beri 80 Rekomendasi untuk Boeing

Oh Begitu
Di Masa Pandemi Covid-19 Penting Jaga Kebersihan Rongga Mulut, Kenapa?

Di Masa Pandemi Covid-19 Penting Jaga Kebersihan Rongga Mulut, Kenapa?

Oh Begitu
Ilmuwan Temukan Material seperti Gel di Bulan, Apa Itu?

Ilmuwan Temukan Material seperti Gel di Bulan, Apa Itu?

Fenomena
Herd Immunity Lawan Covid-19, Kajian Ilmiah Ragukan Keberhasilannya

Herd Immunity Lawan Covid-19, Kajian Ilmiah Ragukan Keberhasilannya

Kita
Studi Terbaru, Kerusakan Otak Disebut Berkaitan dengan Covid-19

Studi Terbaru, Kerusakan Otak Disebut Berkaitan dengan Covid-19

Oh Begitu
Hingga Besok, Waspada Cuaca Ekstrem di Wilayah Indonesia Berikut

Hingga Besok, Waspada Cuaca Ekstrem di Wilayah Indonesia Berikut

Fenomena
Virus Corona Menyebar di Udara, Bisakah Filter AC Melindungi dari Covid-19?

Virus Corona Menyebar di Udara, Bisakah Filter AC Melindungi dari Covid-19?

Oh Begitu
Cara Mudah Menyiapkan Bahan Pangan agar Tetap Segar dan Tahan Lama

Cara Mudah Menyiapkan Bahan Pangan agar Tetap Segar dan Tahan Lama

Oh Begitu
Terjebak di Fosil Damar 99 Juta Tahun, Warna Serangga Purba Ini Masih Awet

Terjebak di Fosil Damar 99 Juta Tahun, Warna Serangga Purba Ini Masih Awet

Fenomena
Povidone-Iodine Bunuh SARS-CoV-2, Bagaimana Mekanismenya Cegah Covid-19?

Povidone-Iodine Bunuh SARS-CoV-2, Bagaimana Mekanismenya Cegah Covid-19?

Oh Begitu
Lindungi Keanekaragaman Hayati, Ilmuwan Berencana Bikin Daftar Spesies di Dunia

Lindungi Keanekaragaman Hayati, Ilmuwan Berencana Bikin Daftar Spesies di Dunia

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X