Kompas.com - 26/07/2017, 17:51 WIB
Bulan dan Regulus (titik di atas bulan) tepat sebelum gerhana. Mutoha Arkanuddin/Jogja Astro ClubBulan dan Regulus (titik di atas bulan) tepat sebelum gerhana.
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Selasa (25/7/2017), bulan menelan "sebuah" bintang. Regulus, salah satu bintang terang yang bisa disaksikan dari bumi, hilang selama beberapa menit dari pandangan mata.

Sejumlah astronom amatir di Indonesia berhasil mengabadikan fenomena yang terjadi pada pukul 18.51 WIB kemarin itu.

Astronom amatir dan pembina Jogja Astro Club, Mutoha Arkanuddin, mengatakan, gerhana regulus kemarin istimewa. "Kita bisa menyaksikan seluruh tahap gerhana," katanya.

Regulus awalnya tampak di atas bulan. Seiring waktu berjalan, bintang paling terang di konstelasi Leo itu masuk dan hilang di balik bulan.

Sekitar satu jam kemudian, regulus muncul lagi dari sisi bulan yang lain, bersinar beberapa menit untuk kemudian tenggelam.

Baca Juga: Di Balik Muka Kering Kerontangnya, Bulan Menyimpan Air

Mutoha mengatakan, gerhana regulus sebenarnya bukan fenomena langka. Peristiwanya terjadi setidaknya setiap sebulan sekali.

"Itu karena orbit regulus ini berdekatan dengan orbit bulan. Jadi memang kerap tertutup oleh bulan," ungkapnya.

Meski demikian, itu tak berarti warga Indonesia bisa menikmati fenomenanya tiap bulan. Gerhana regulus bisa dibilang lebih random daripada gerhana matahari.

Dengan ukurannya yang kecil, regulus mudah tertutup oleh benda langit yang lebih besar, mulai dari planet sampai asteroid.

Peristiwa gerhana secara umum disebut okultasi. Bukan hanya bintang yang bisa mengalami okultasi, tetapi juga planet. Contoh, pada 18 September 2017 mendatang, Venus akan mengalami okultasi.

Sejumlah fenomena langit menarik akan terjadi pada 2017. Beberapa fenomena yang menonjol bisa dilihat di tautan berikut.


 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Bolehkan Lepas Masker di Luar Ruangan, Epidemiolog: Sebaiknya Jangan Terburu-buru

Jokowi Bolehkan Lepas Masker di Luar Ruangan, Epidemiolog: Sebaiknya Jangan Terburu-buru

Kita
[POPULER SAINS] Pantau Suhu Maksimum Cuaca Panas di Indonesia | Letusan Gunung Tonga Ledakan Terbesar | Makan Nanas Bikin Mulut Gatal

[POPULER SAINS] Pantau Suhu Maksimum Cuaca Panas di Indonesia | Letusan Gunung Tonga Ledakan Terbesar | Makan Nanas Bikin Mulut Gatal

Oh Begitu
Jangan Remehkan Hipertensi, 4 Organ Tubuh Ini Bisa Rusak akibat Komplikasi

Jangan Remehkan Hipertensi, 4 Organ Tubuh Ini Bisa Rusak akibat Komplikasi

Oh Begitu
Hari Hipertensi Sedunia 2022, Kenali Faktor Risiko Hipertensi yang Bisa Dialami Usia Muda

Hari Hipertensi Sedunia 2022, Kenali Faktor Risiko Hipertensi yang Bisa Dialami Usia Muda

Kita
Medina Zein Disebut Alami Bipolar Tahap Akhir, Ini Kata Psikiater

Medina Zein Disebut Alami Bipolar Tahap Akhir, Ini Kata Psikiater

Kita
Asteroid 2013 UX Lewat Dekat Bumi Hari Ini, Akankah Menabrak Bumi?

Asteroid 2013 UX Lewat Dekat Bumi Hari Ini, Akankah Menabrak Bumi?

Fenomena
NASA Bagikan Suara dari Lubang Hitam Supermasif di Galaksi Bima Sakti

NASA Bagikan Suara dari Lubang Hitam Supermasif di Galaksi Bima Sakti

Fenomena
Kenapa Matahari Tenggelam? Ini Penjelasannya Menurut Sains

Kenapa Matahari Tenggelam? Ini Penjelasannya Menurut Sains

Fenomena
WHO Selidiki Keterkaitan Virus Corona dengan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

WHO Selidiki Keterkaitan Virus Corona dengan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

Oh Begitu
Kapan Seseorang Dikatakan Hipertensi? Kenali Gejalanya

Kapan Seseorang Dikatakan Hipertensi? Kenali Gejalanya

Kita
Apakah Hepatitis Akut Misterius Berpotensi jadi Pandemi Berikutnya?

Apakah Hepatitis Akut Misterius Berpotensi jadi Pandemi Berikutnya?

Oh Begitu
Surabaya Cuaca Terpanas di Indonesia, Berikut Wilayah dengan Suhu Paling Panas

Surabaya Cuaca Terpanas di Indonesia, Berikut Wilayah dengan Suhu Paling Panas

Fenomena
BMKG Ungkap 5 Penyebab Suhu Udara Panas dan Gerah Akhir-akhir Ini

BMKG Ungkap 5 Penyebab Suhu Udara Panas dan Gerah Akhir-akhir Ini

Fenomena
Apa Itu Perilaku Manipulatif dan Ciri-cirinya

Apa Itu Perilaku Manipulatif dan Ciri-cirinya

Kita
Cuaca Panas Indonesia, Pantau Suhu Maksimum Harian Lewat Link Ini

Cuaca Panas Indonesia, Pantau Suhu Maksimum Harian Lewat Link Ini

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.