Kamasutra Satwa: Uniknya Seks Kodok yang Tak Mampu Bernyanyi

Kompas.com - 07/07/2017, 20:00 WIB
Anaxyrus boreas Jason Mintzer/ShutterstockAnaxyrus boreas
|
EditorYunanto Wiji Utomo

Terkadang, lebih dari satu kodok jantan akan melompat ke satu betina. Alhasil, ada gulat untuk berebut betina.

Dalam kondisi tersebut, kodok betina yang berada di bawah bisa tenggelam dalam tumpukan “bola kawin” dan mati.

Tapi, si kodok betina pun bukan jenis yang gampangan. Pauly mengatakan, jika tidak menyukai kodok jantan berada di punggunya dengan sesuatu alasan, kodok betina menolak melepaskan telurnya.

Jika tak nyaman, kodok betina akan mencoba mengusir kodok jantan dengan merangkak di bawah akar yang terbuka.

Namun bila menemukan kecocokan, jantan dan betina akan berpelukan sepanjang waktu hingga si betina mengeluarkan telur.

Betina bisa mengeluarkan 18.000 telur. Jantan akan melepaskan sperma pada saat yang hampir bersamaan. Setelah kawin, jantan dan betina langsung terpisah.

Katak tak mengenal pemeliharaan anak. Jadi anak yang menetas akan berusaha sintas sendiri. Begitulah keunikan reproduksi kodok bangkong.


Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X