Kompas.com - 03/07/2017, 19:00 WIB
Kawah Sileri Dieng menyemburkan lumpur setinggi 200 meter di kawasan Desa Kepakisan Batur, Banjarnegara, Minggu (2/7/2017). dok. BPBD BanjarnegaraKawah Sileri Dieng menyemburkan lumpur setinggi 200 meter di kawasan Desa Kepakisan Batur, Banjarnegara, Minggu (2/7/2017).
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Kawah Sileri di kompleks obyek wisata Dieng,  Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Banjarnegara, menyemburkan lumpur setinggi 200 meter pada Minggu (2/7/2017) pukul 11.54 WIB.

Sebanyak 20 orang pengunjung mengalami luka-luka karena terjatuh saat melarikan diri. Mereka panik karena berada dalam jangkauan letusan.

Merunut ke belakang, letusan Sileri kali ini sebenarnya bukan pertama. Tahun 2017 saja, letusan telah terjadi pada 30 April dan 24 Mei. 

“Tanggal 30 April skalanya kecil, ada lumpur yang keluar. 24 Mei skala kecil, hanya gas dan tidak disertai material,” kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Dieng, Jawan Surip, saat dihubungi Senin (3/7/2017).

Sebelum tahun 2017, kawah Sileri juga pernah menyemburkan lumpur. Tahun 2003 dan 2009 misalnya, letusan freatik terjadi tanpa memakan korban jiwa.

Tragedi akibat letusan freatik di Seleri terjadi pada 1944. Sebanyak 117 orang meninggal dunia. "Mereka kena letusan bukan karena terpeleset panik,” ucap Surip.

Setelah itu, pada tahun 1964 letusan freatik kawah Sileri kembali memakan korban. Sebanyak 114 orang meninggal dunia akibat terkena dampak letusan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kasus letusan dan tragedi yang terjadi pada masa lalu harus menjadi pelajaran.

Terhadap letusan yang baru saja terjadi, Surip mengimbau kepada masyarak agar tetap tenang dan tidak termakan informasi yang tidak bertanggung jawab. Menurutnya, kawasan wisata Dieng masih aman untuk dikunjungi.

“Jangan terpancing isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Untuk kawasan wisata Dieng, selain Sileri masih aman. Sileri radius 100 meter dari kawan tidak boleh dihampiri,” ujar Surip.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.