Kompas.com - 21/06/2017, 19:00 WIB
|
EditorYunanto Wiji Utomo

Studi mengungkap bahwa kucing mulai menyebar di Afrika dan Eropa pada 1.700 SM dan meluas dengan cepat antara abad 5 hingga 13.

Ilmuwan menemukan, jejak kucing purba juga ada di pelabuhan Viking di Laut Baltik, Jerman bagian utara. Ini makin memperkuat keyakinan bahwa kucing bermanfaat mengendalikan hama.

"Saat kami melihat pola penyebaran kucing, kami sadar pola ini menceritakan tentang migrasi manusia, jalur perang, jalur dagang, dan jalur pelayaran," kata Geigl.

"Ini pasti karena kucing sangat menarik perhatian manusia sehingga kucing bisa menyebar dengan sangat efisien," ucapnya seperti dikutip Science Alert, Selasa (20/6/2017).

Geigl menuturkan, secara gentik, kucing purba yang liar mirip dengan kucing saat ini meski terdapat sejumlah perbedaam.

Perbedaan diantaranya adalah pola garis yang dimiliki kucing purba. Sementara, kucing saat ini cenderung berwarna polos dan sedikit belang.

Geigl menemukan, perubahan pola itu terkait dengan mutasi DNA saat demestikasi kucing dimulai yang diduga terjadi pada abad pertengahan.

Kisah penyebaran lucing menunjukkan, keakraban manusia dan kucing tak terjadi secara cepat. Walaupun manusia sudah menyadari manfaat kucing sejak lama, baru ratusan tahun lalu manusia memeliharanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.