Cari Pembunuh Manusia Es, Polisi Jerman Buka Kasus Berusia 5300 Tahun

Kompas.com - 08/06/2017, 16:05 WIB
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Sekitar 5.300 tahun yang lalu di penggunungan Alpen Otzal yang terpencil, Otzi, si manusia es, ditembak dari belakang dengan sebuah anak panah. Senjata tersebut menembus hingga pembuluh darah utamanya dan membunuh Otzi dalam hitungan menit.

Tubuh Otzi yang terperangkap di dalam es kemudian ditemukan pada tahun 1991 dalam keadaan lengkap bersama mata panah yang tertanam di bahunya dan menjadi salah satu mumi tertua di dunia yang masih berkondisi baik.

Walaupun demikian, para peneliti tidak berhasil menguak misteri kematian Otzi. Siapa pembunuh Otzi? Apa motifnya?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, Angelika Fleckinger, ketua South Tyrol Museum of Archeology yang menyimpan tubuh Otzi, pun memanggil bantuan dari kepolisian Munich.

Inspektur Alexander Horn adalah Ketua Detektif dari Departmen Kepolisian Munich yang juga ketua departemen analisa perilaku dengan kepolisian Bavaria. Meskipun telah bertahun-tahun menangani kasus misterius yang sulit dipecahkan, Inspektur Horn mengaku kaget diminta menangani kasus Otzi.

(Baca juga: Lewat DNA Mumi, Ilmuwan Temukan Asal-usul Masyarakat Mesir Kuno)

Dia menceritakan, situasi ini lucu karena ketika aku diminta oleh ketua (Flekinger) bila aku mengerjakan kasus-kasus yang tidak terpecahkan, aku menjawab ya. Kasus-kasus yang biasa kita tangani berusia 20 tahun atau 30 tahun, tapi kasus ini berusia 5.300 tahun.

Pada awalnya, Inspektur Horn mengira tidak akan bisa membantu. “Kupikir kondisi tubuhnya akan sangat buruk. Tapi ternyata kondisinya sangat sempurna, bahkan lebih baik dari tubuh-tubuh yang aku kerjakan akhir-akhir ini,” ujarnya.

Untuk menyelidiki kasus ini, Inspektur Horn mendatangi lokasi kejadian di penggunungan Alpen. Dia juga membaca hasil riset para peneliti selama 25 tahun terakhir, termasuk isi perut Otzi dan luka-luka di tubuhnya.

Berdasarkan informasi tersebut, Horn pun menkonklusikan bahwa kasus Otzi merupakan kasus pembunuhan.

South Tyrol Museum of Archaeology/Ochsenreiter Otzi

Menurut Inspektur Horn, Otzi diserang tiba-tiba ketika sedang bersantai di atas gletser. “Otzi kemungkinan besar ditembak dari kejauhan, sekitar 30 meter, yang berarti pembunuhan ini bukan kontak dekat, tetapi jarak jauh,” ucapnya.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber BBC

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.