Kompas.com - 06/06/2017, 04:17 WIB
Lubang misterius di planet Mars yang tertangkap oleh kamera MRO. Lubang misterius di planet Mars yang tertangkap oleh kamera MRO.
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Setelah 24 tahun mempelajari Mars,Anda pasti mengira bahwa NASA telah mengetahui seluk beluk planet merah tersebut. Namun, salah satu foto terbaru yang dikirimkan oleh Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) membuat para peneliti di Wahana Antariksa Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat bingung.

Dalam foto yang diambil oleh kamera High Resolution Imaging Science Experiment (HiRISE) milik MRO tersebut, sebuah lubang yang dalam dan lebar baru saja menampakkan dirinya di antara lapisan karbon dioksida di kutub selatan Mars.

Kamera HiRISE mampu memotret obyek berukuran satu meter atau lebih dari jarak 200 hingga 400 kilometer. Oleh karena itu, lubang misterius itu jelas tidak bisa diremehkan.  Bayangkan saja, jika satu piksel dari foto asli NASA mewakili 50 sentimeter, maka diameter lubang tersebut bisa mencapai ratusan meter.

(Baca juga: Ingin "Menyentuh" Matahari, NASA Luncurkan Misi Paling Ambisius)

Kini, para peneliti NASA mempertanyakan penyebab terjadinya lubang tersebut, walaupun mereka telah mengetahui beberapa hal yang dapat membuat lubang di permukaan planet Mars.

Serangan meteor, misalnya, telah meninggalkan kawah-kawah di wajah planet merah tersebut. Sementara itu, tabung lava yang roboh akan menciptakan lubang yang dalam, banjir pada masa lalu akan meninggalkan jurang, dan aktivitas volkanik yang melelehkan es akan menyisakan corong.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jadi, pertanyaannya adalah apakah lubang tersebut disebabkan oleh serangan dari luar planet Mars atau kerobohan di dalamnya? Tanpa adanya informasi lebih lanjut, para peneliti NASA masih belum bisa memberikan jawaban.

Sebaliknya, yang sudah mereka lakukan adalah menamai lapisan karbon dioksida yang mengelilingi lubang tersebut. Disebut “medan keju Swiss”, area tersebut seharusnya berupa lapisan beku yang rata, tetapi musim panas di planet tersebut membuat es tersubliminasi dan meninggalkan tampilan menyerupai permukaan keju Swiss.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertolongan Pertama yang Benar untuk Pasien Henti Jantung

Pertolongan Pertama yang Benar untuk Pasien Henti Jantung

Oh Begitu
3 Dosis Vaksin Covid-19 Tingkatkan Kekebalan Penerima Transplantasi Organ, Studi Jelaskan

3 Dosis Vaksin Covid-19 Tingkatkan Kekebalan Penerima Transplantasi Organ, Studi Jelaskan

Fenomena
Robot Ini Diluncurkan untuk Selidiki Kehidupan Misterius Laut Dalam

Robot Ini Diluncurkan untuk Selidiki Kehidupan Misterius Laut Dalam

Fenomena
T-rex Remaja Disebut Jadi Penyebab Punahnya Dinosaurus Ukuran Sedang

T-rex Remaja Disebut Jadi Penyebab Punahnya Dinosaurus Ukuran Sedang

Fenomena
Banyak Anak Usia 0-18 Tahun di Indonesia Tertular Covid-19, Begini Saran IDAI

Banyak Anak Usia 0-18 Tahun di Indonesia Tertular Covid-19, Begini Saran IDAI

Oh Begitu
7 Makanan Terbaik untuk Kesehatan Paru-paru, Bit hingga Tomat

7 Makanan Terbaik untuk Kesehatan Paru-paru, Bit hingga Tomat

Oh Begitu
Efektivitas Vaksin Covid-19 Melawan Virus Corona Varian Delta

Efektivitas Vaksin Covid-19 Melawan Virus Corona Varian Delta

Oh Begitu
5 Hal Penting yang Harus Diketahui tentang Covid-19 pada Anak

5 Hal Penting yang Harus Diketahui tentang Covid-19 pada Anak

Kita
7 Makanan untuk Kesehatan Jantung, Ada Sayuran hingga Ikan

7 Makanan untuk Kesehatan Jantung, Ada Sayuran hingga Ikan

Oh Begitu
Peneliti Temukan Fosil Mamalia Darat Terbesar di Dunia, Seperti Apa?

Peneliti Temukan Fosil Mamalia Darat Terbesar di Dunia, Seperti Apa?

Oh Begitu
Kondisi Pandemi Covid-19 di Indonesia Mengkhawatirkan, Ini 5 Rekomendasi Organisasi Profesi Dokter

Kondisi Pandemi Covid-19 di Indonesia Mengkhawatirkan, Ini 5 Rekomendasi Organisasi Profesi Dokter

Oh Begitu
Waspada Potensi Gelombang Sangat Tinggi hingga 6 Meter di Perairan Jawa Timur

Waspada Potensi Gelombang Sangat Tinggi hingga 6 Meter di Perairan Jawa Timur

Oh Begitu
4 Hal yang Harus Dilakukan Saat Keluarga Isolasi Mandiri di Rumah

4 Hal yang Harus Dilakukan Saat Keluarga Isolasi Mandiri di Rumah

Kita
Ahli Jelaskan 5 Alasan Situasi Pandemi Covid-19 di Indonesia Saat Ini Mengkhawatirkan

Ahli Jelaskan 5 Alasan Situasi Pandemi Covid-19 di Indonesia Saat Ini Mengkhawatirkan

Oh Begitu
13 Gejala Covid-19 pada Anak, Demam hingga Nafsu Makan Turun

13 Gejala Covid-19 pada Anak, Demam hingga Nafsu Makan Turun

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X