Hati-hati Mobil Km Tinggi untuk Mudik

Kompas.com - 05/06/2017, 16:11 WIB
(Ilustrasi) Bengkel Daihatsu bodi repair tunasdaihatsu.com(Ilustrasi) Bengkel Daihatsu bodi repair
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, Otomania.com – Jika Anda berniat mudik tahun ini menggunakan mobil, dan itu pun harus pakai mobil ”STW” alias setengah tua, atau sudah jam terbang km-nya sudah tinggi, sudah seharusnya ada pemeriksaan lebih detail. Ini penting untuk memastikan kenyamanan dalam perjalanan.

Menurut Rusdi Sopandi, Manajer Mekanik Brum Indonesia sekaligus punggawa bengkel Fendryss, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, pada dasarnya mobil ”tahun muda” atau ”tahun tua” akan ada perbedaan pengecekan jika harus melakukan perjalanan jarak jauh.

”Menggolongkan mobil masuk ke perawatan lebih intensif bukan dari tahun pembuatannya, tetapi dari jumlah kilometer yang sudah ditempuh. Karena ada beberapa komponen yang harus dicek fungsi dan kondisinya ketika sudah mencapai jarak tertentu,” ucap Rusdi, (5/6/2016).

Di bengkel resmi sekalipun, lanjut Rusdi, jika memang mobil akan digunakan untuk perjalanan jarak jauh, dalam hal ini mudik, akan ada pembedaan pengecekan. Jika mobil baru atau berusia kurang dari tiga tahun, atau juga yang jarak tempuh masih rendah, cukup dengan mengecek kondisi mesin, pelumas, dan pendingin, di samping peranti keamanan seperti rem, lampu, dan sebagainya.

Lebih Detail
Sementara pengecekan untuk mobil ”lama” harus diperluas. ”Misalnya tali kipas (drive belt), pompa air, dan sistem pendingin untuk diperhatikan kondisi selang-selangnya. Sehari-hari mungkin tahan, tapi untuk jarak jauh belum tentu. Rem juga, kendaraan baru cuma diperiksa ketebalan kampasnya, kalau mobil lama harus lebih jauh, apakah ada kebocoran sistem minyak rem, kondisi minyak rem, hingga piringan rem,” kata Rusdi.

Intinya, komponen yang disebut chemical harus ditinjau ulang berdasarkan jumlah kilometer yang sudah ditempuh. Misalnya minyak rem, usianya 40.000 km. Jika sudah mendekati, sebaiknya diganti. Oli gardan, usianya 80.000 km. Kalau mendekati itu, sebaiknya diperiksa dan olinya diganti. Sistem pendingin 80.000 km, mencapai atau mendekati, harus mendapat perawatan ekstra.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jabodetabek, Ini Daftar Wilayahnya

Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jabodetabek, Ini Daftar Wilayahnya

Oh Begitu
Mengapa Hujan Seharian Bisa Menyebabkan Bencana Banjir?

Mengapa Hujan Seharian Bisa Menyebabkan Bencana Banjir?

Fenomena
Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?

Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?

Oh Begitu
Gempa Hari Ini: M 5, 1 Guncang Pandeglang Terasa hingga Malingping

Gempa Hari Ini: M 5, 1 Guncang Pandeglang Terasa hingga Malingping

Fenomena
Terlalu Banyak Makan Makanan Manis Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan, Kok Bisa?

Terlalu Banyak Makan Makanan Manis Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan, Kok Bisa?

Oh Begitu
Ahli Sebut 140.000 Virus Baru Ditemukan di Usus Manusia

Ahli Sebut 140.000 Virus Baru Ditemukan di Usus Manusia

Oh Begitu
Kamasutra Satwa: Hewan Bonobo Lakukan Hubungan Sesama Jenis

Kamasutra Satwa: Hewan Bonobo Lakukan Hubungan Sesama Jenis

Oh Begitu
3 Misteri Alam Semesta Berpotensi dapat Nobel Prize, Jika Terpecahkan

3 Misteri Alam Semesta Berpotensi dapat Nobel Prize, Jika Terpecahkan

Fenomena
Di Bawah Sinar UV, Bulu Hewan Ini Menyala Seperti Lampu Disko

Di Bawah Sinar UV, Bulu Hewan Ini Menyala Seperti Lampu Disko

Oh Begitu
Viral Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Peneliti Sebut karena Kelainan Genetis

Viral Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Peneliti Sebut karena Kelainan Genetis

Oh Begitu
Siapa yang Boleh Donor Terapi Plasma Konvalesen? Ini Syarat Lengkapnya

Siapa yang Boleh Donor Terapi Plasma Konvalesen? Ini Syarat Lengkapnya

Kita
Sekali Suntik, Vaksin Johnson & Johnson Efektif Kurangi Risiko Covid-19

Sekali Suntik, Vaksin Johnson & Johnson Efektif Kurangi Risiko Covid-19

Fenomena
Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Ahli

Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Tingkat Imun Bisa Prediksikan Risiko Infeksi Covid-19 Gejala Berat

Tingkat Imun Bisa Prediksikan Risiko Infeksi Covid-19 Gejala Berat

Oh Begitu
Penemuan Kebetulan Microwave, Alat Masak Canggih di Akhir Perang Dunia

Penemuan Kebetulan Microwave, Alat Masak Canggih di Akhir Perang Dunia

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X