Kompas.com - 25/05/2017, 21:47 WIB
EditorYunanto Wiji Utomo

Para peneliti berpendapat, hal ini terjadi karena ketika tata surya kita terbentuk, Neptunus dan Uranus yang terbentuk di daerah luar cakram, cenderung lebih banyak dihantam banyak puing-puing es ketimbang gas dan debu yang berada di sekeliling Matahari. Puing-puing es itu sangat kaya akan unsur-unsur berat. Sementara Jupiter dan Saturnus, yang terbentuk di bagian cakram yang lebih hangat, cenderung lebih sedikit bertumbukan dengan puing-puing es.

Dua planet di luar tata surya kita juga memiliki kecenderungan ini. Kedua planet tersebut ialah HAT-P-11b, planet seukuran Neptunus, dan WASP-43b, planet gas raksasa yang berukuran dua kalinya Jupiter.

Tetapi para astronom menemukan bahwa HAT-P-26b justru berkebalikan dengan kecenderungan tersebut. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa metalitas exoplanet tersebut hanya sektar 4,8 kali Matahari, lebih dekat dengan nilai Jupiter ketimbang Neptunus.

"Analisis ini menunjukkan bahwa ada lebih banyak keragaman di atmosfer exoplanet-exoplanet daripada dugaan sebelumnya. Hal ini juga menjadi petunjuk bagaimana planet-planet di luar sana dapat terbentuk dan mengalami evolusi berbeda dengan yang ada di tata surya kita," tutup penulis kedua studi, Profesor David Sing dari University of Exeter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.