4 Skenario Kehancuran Bumi Menurut Sains

Kompas.com - 20/05/2017, 14:05 WIB
Ilustrasi tumbukan asteroid. ScienceblogIlustrasi tumbukan asteroid.
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

Akan tetapi, sama seperti skenario sebelumnya, terjadinya semburan sinar gamma ke bumi hanya terjadi sekali setiap satu juta tahun.

3. Letusan supervolkano

Tahukah Anda, di bawah Yellowstone National Park, Wyoming ada supervolcano terbesar di dunia? Jika supervolcano ini meletus, akibatnya akan 10.000 kali lebih besar dari letusan gunung St.Helen di tahun 1980 yang menghancurkan hutan dan membunuh puluhan orang.

Selain itu, letusan supervolcano akan menyemburkan banyak kotoran ke atmosfer yang akan dirasakan seluruh dunia.

Untungnya, kemungkinan terjadinya letusan ini dalam setahun sangat kecil. US Geological Survey meletakkan perkiraan mereka pada angka 0,00014 persen.

4. Matahari yang memuai dan membakar bumi

Pada saat ini, matahari hanyalah bintang katai kuning yang membara hangat bagi bumi. Namun, ketika hidrogen pada pusatnya habis (sekitar 7 miliar tahun lagi), matahari akan menggembung menjadi raksasa merah yang mengambil tempat bumi mengorbit.

Para peneliti masih belum yakin bila bumi akan ditelan matahari atau tidak jika hal ini terjadi. Sebab, matahari akan kehilangan beratnya dalam proses tersebut dan tarikan gravitasinya terhadap bumi akan berkurang. Walaupun demikian, peningkatan temperatur yang drastis masih mengancam akan membakar bumi dan seluruh penduduknya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X