Kompas.com - 16/05/2017, 17:05 WIB
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Ambisi manusia bukan hanya sekedar untuk menjelajah luar angkasa. Lebih daripada itu, manusia sudah mulai berpikir untuk mengeksplorasi sumber daya yang berada di luar bumi.

Salah satu contohnya adalah Moon Express. Perusahaan pertambangan yang berbasis di Florida, Amerika Serikat ini siap menjadi perusahaan pertama yang mengangkut sumber daya dari bulan ke bumi.

Rencananya, proyek tersebut akan dimulai pada tahun 2020 nanti. Wahana yang dikirimkan ke Bulan akan mengambil tanah dan membawanya kembali ke Bumi. Lalu apa yang akan dilakukan dengan tanah itu?

"Kami menjualnya. Ini akan langsung menjadi bahan yang paling berharga dan paling langka di Bumi," ungkap Bob Richards, CEO Moon Express seperti dikutip dari Space, Sabtu (13/5/2017).

"Kami akan menyediakannya untuk penelitian ilmiah, tapi juga berencana untuk mengkomoditaskannya." terangnya lagi.

(Baca juga: Foto Bumi dan Bulan Dilihat dari Mars, Bukti Bumi Bulat)

Bulan memang memiliki sejumlah sumber bahan baku yang penting seperti helium 3 yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan energi bumi selama ribuan tahun hingga para ilmuwan dapat menguasai teknologi fusi untuk memanfaatkannya.

Sumber daya lain juga bisa didapat dari asteorid yang diperkirakan mengorbit pada matahari. Seukuran gunung, asteorid tersebut terbuat dari platinum dan logam berharga lainnya.

Namun dalam waktu dekat ini, Moon Express lebih fokus untuk mempersiapkan layanan transportasi berbiaya rendah ke permukaan bulan untuk komersial, swasta, akademis, dan pemerintah.

Pada tahun 2016, perusahaan ini telah menjadi perusahaan pertama dalam sejarah yang menerima izin dari US Aviation Administration untuk bepergian melampaui orbit Bumi dan mendaratkan sebuah pesawat luar angkasa di Bulan.

Salah satu klien yang sudah mendaftar adalah perusahaan pemakaman Celestis yang menawarkan untuk mengirimkan abu kremasi ke permukaan bulan dengan harga mulai dari 12.500 dollar AS atau sekitar Rp 166 juta.

(Baca juga: Bumi Super Ini Dinyatakan Punya Atmosfer, Bisakah Dihuni Manusia?)

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber space.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.