Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/05/2017, 07:00 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menyatakan tekadnya untuk mencegah agar tidak ada lagi peristiwa kebakaran hutan di wilayah yang dipimpinnya.

Hal itu disampaikannya saat pertemuan puncak South Sumatera-Bonn Challenge Asia Pasific Regional High Level Roudtable Meeting yang diselenggarakan di Griya Agung, Palembang, Rabu (10/4/2017).

Pada kesempatan itu, Alex menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan memperkuat komitmennya terhadap restorasi lanskap hutan di wilayah tersebut.

Menurut Alex, kebakaran hutan dan lahan yang masif pada 2015 silam membuat Pemprov Sumsel mulai menyusun sebuah konsep yang disebutnya sebagai Green Growth Sumatera, yakni suatu konsep pembangunan hijau yang merangkul multipihak, dari mulai pemerintah, Lembaga Sosial Masyarakat, dan pihak swasta.

"Green Growth Sumatera bertujuan untuk memberikan kewenangan yang luas kepada pemerintah daerah yaitu gubernur untuk mengambil keputusan melalui pendekatan yuridiksional atas inisiasi sendiri, walaupun belum ada regulasi eksplisit dalam tingkat nasional," kata Alex dalam sambutannya.

Kegiatan South Sumatera-Bonn Challenge Asia Pasific Regional High Level Roudtable Meeting di Sumatera Selatan berlangsung sejak Selasa (9/5/2017). Kegiatan ini melibatkan 81 delegasi dari 30 negara.

Pada hari pertama kemarin, dilakukan kegiatan restorasi atau penanaman kembali area lahan gambut seluas 20 hektar di Desa Sepucuk, Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Lahan yang ditanam diketahui adalah lahan yang beberapa tahun lalu sempat terbakar dan menyebabkan musnahnya seluruh jenis tanamam yang ada di area tersebut.

Alex menilai kegiatan South Sumatera-Bonn Challenge Asia Pasific Regional High Level Roudtable Meeting merupakan kesempatan bagi masyarakat Sumsel untuk menunjukkan bahwa Sumsel sangat menyadari konsekuensi dari berbagai tindakan yang tidak lestari di masa lampau.

"Penanganan karhutla perlu langkah yang cepat dan tepat sasaran. Lambat satu Jam saja penanganan, api sudah dapat menyebar hingga puluhan kilometer," kata Alex.

Alex berharap melalui inisiatif Green Growth Sumatera ini tak hanya pemerintah yang ikut berperan, tapi juga perusahaan hingga masyarakat.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+