Kisah Andik, Duta Rimba yang Sudah Gowes ke 32 Provinsi di Indonesia

Kompas.com - 12/05/2017, 06:30 WIB
Raden Andik Jaya Perwira Alsadad Rudi/Kompas.comRaden Andik Jaya Perwira
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Seorang pria tua terlihat hadir saat kegiatan restorasi atau penanaman kembali area lahan gambut seluas 20 hektar di Desa Sepucuk, Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Selasa (9/5/2017).

Dengan mengenakan tutup kepala tradisional Sumsel, ia tampak datang ke lokasi acara dengan membawa sebuah sepeda.

Pria itu diketahui bernama Raden Andik Jaya Perwira, asal Bogor, Jawa Barat. Andik adalah Duta Lingkungan Rimba yang telah bersepeda berkeliling di 32 provinsi di Indonesia.

Atas kiprahnya itu, ia diundang secara khusus oleh Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin untuk hadir dalam kegiatan South Sumatera-Bonn Challenge Asia Pasific Regional High Level Roudtable Meeting yang diselenggarakan di Sumatera Selatan pada 9-10 Mei 2017.

Ditemui usai acara, Andik menceritakan perjalannnya selama berkeliling di 32 provinsi. Ia menyebut memulai perjalannnya dari Banten pada September 2014.

"Saya berangkat dari Banten tanggal 16 September 2014," ucap Andik.

Dari situ, ia kemudian menyusuri seluruh provinsi di Jawa dan Bali, tepatnya di 128 kabupaten selama 271 hari.

Setelah beristirahat beberapa hari, Andik melanjutkan perjalannya ke Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Di kedua provinsi ini, ada 29 kabupaten yang sempat ia singgahi.

Saat menginjakan kaki di Pulau Timor, Andik ternyata menyempatkan diri ke Timor Leste, negara tetangga yang tadinya sempat masuk dalam wilayah Indonedia.

"Di sana saya singgah di Balibo," ujar Andik.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabar Baik, Populasi Jerapah Meningkat 20 Persen, Ini Kata Ilmuwan

Kabar Baik, Populasi Jerapah Meningkat 20 Persen, Ini Kata Ilmuwan

Fenomena
[POPULER SAINS]: Penyebab Letusan Gunung Krakatau 1883 | Karbon Purba Mars | Fenomena Aphelion | Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

[POPULER SAINS]: Penyebab Letusan Gunung Krakatau 1883 | Karbon Purba Mars | Fenomena Aphelion | Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

Oh Begitu
Hasil Tes Covid dari Alat RT-LAMP BRIN Diklaim Bisa Keluar Kurang dari Satu Jam

Hasil Tes Covid dari Alat RT-LAMP BRIN Diklaim Bisa Keluar Kurang dari Satu Jam

Oh Begitu
Roket Falcon 9 SpaceX Berhasil Luncurkan 49 Satelit Internet Starlink ke Luar Angkasa

Roket Falcon 9 SpaceX Berhasil Luncurkan 49 Satelit Internet Starlink ke Luar Angkasa

Fenomena
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Waspada Radius 5 KM dari Puncak

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Waspada Radius 5 KM dari Puncak

Fenomena
Penyebab Kanker Limpa dan Faktor Risikonya

Penyebab Kanker Limpa dan Faktor Risikonya

Kita
Atom yang Mendapatkan atau Melepas Elektron untuk Pembentukan Ion

Atom yang Mendapatkan atau Melepas Elektron untuk Pembentukan Ion

Prof Cilik
Inti Sel: Pengertian, Fungsi, dan Bagian-bagiannya

Inti Sel: Pengertian, Fungsi, dan Bagian-bagiannya

Kita
Matahari akan Terbenam Lebih Lambat di Indonesia Akhir Januari 2022, Ada Apa?

Matahari akan Terbenam Lebih Lambat di Indonesia Akhir Januari 2022, Ada Apa?

Fenomena
Fenomena Ekuiluks Terjadi di Indonesia Sebulan ke Depan, Apa Dampaknya?

Fenomena Ekuiluks Terjadi di Indonesia Sebulan ke Depan, Apa Dampaknya?

Fenomena
Fenomena Salju di Gurun Sahara, Ahli Jelaskan Penyebabnya

Fenomena Salju di Gurun Sahara, Ahli Jelaskan Penyebabnya

Fenomena
Mengenal Barometer, Alat untuk Mengukur Tekanan Udara

Mengenal Barometer, Alat untuk Mengukur Tekanan Udara

Oh Begitu
Mantan Menkes Siti Fadilah Sebut Omicron Bisa Dilawan dengan Obat, Benarkah Efektif?

Mantan Menkes Siti Fadilah Sebut Omicron Bisa Dilawan dengan Obat, Benarkah Efektif?

Oh Begitu
Pengertian Medan Magnet dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Pengertian Medan Magnet dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Oh Begitu
Mungkinkah Infeksi Omicron dan Delta Terjadi Bersamaan? Ini Kata Pakar

Mungkinkah Infeksi Omicron dan Delta Terjadi Bersamaan? Ini Kata Pakar

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.