Hati-hati, Sembarangan Diet Bebas Gluten Bisa Bahayakan Kesehatan

Kompas.com - 07/05/2017, 15:05 WIB
Produk bebas gluten ShutterstockProduk bebas gluten
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Selama beberapa tahun belakangan ini, diet bebas gluten menjadi tren baru di kalangan orang-orang yang ingin meningkatkan kesehatannya. Namun, sebuah studi terbaru justru berkata lain.

Menurut studi yang dipublikasikan dalam British Medical Journal tersebut, orang-orang yang mengonsumsi diet bebas gluten walaupun tidak memiliki penyakit coeliac, di mana gluten mengiritasi usus kecil, justru berisiko menderita serangan jantung.

“Penemuan kami menunjukkan bahwa membatasi gluten tidak memiliki manfaat, setidaknya dalam hal kesehatan jantung, untuk orang-orang yang tidak memiliki penyakit coeliac,” kata salah satu peneliti, Benjamin Lebwohl dari Columbia University Medical Center.

(Baca juga: Kata Ahli soal Diet Ketogenik yang Sedang Tren)

Para peneliti menemukan hasil tersebut setelah melakukan survei terhadap 110.017 orang yang tidak memiliki penyakit coeliac selama 24 tahun, dari tahun 1986 hinga 2010.

Mereka lalu membagi responden menjadi lima kelompok berdasarkan jumlah kandungan gluten yang dikonsumsi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ternyata, tidak ada perbedaan risiko serangan jantung yang menonjol di antara kelompok yang memakan paling banyak gluten dengan yang paling sedikit.

Para peneliti justru menemukan bahwa risiko tersebut lebih besar pada orang-orang yang mengonsumsi diet bebas gluten. Sebab, diet tersebut sering kali memangkas konsumsi biji utuh yang telah diketahui dapat meningkatkan kesehatan jantung.

“Berdasarkan data kami, merekomendasikan diet rendah gluten untuk kesehatan jantung tidak terbukti,” kata salah satu peneliti, Andrew Chan dari Harvard Medical School.

(Baca juga: Dua Program Diet Paling Efektif secara Ilmiah)

Studi ini bukan yang kali pertama para peneliti mengamati efek diet bebas gluten pada orang-orang tanpa penyakit coeliac.

Dalam studi yang dipresentasikan dalam American Heart Association’s Epidemiology and Prevention/Lifestyle and Cardiometabolic Health 2017 Scientific Sessions, misalnya, diet bebas gluten ditemukan dapat meningkatkan risiko diabetes tipe dua.

Hal ini karena makanan yang biasanya dilarang oleh diet bebas gluten seperti fiber sereal justru bermanfaat untuk melindungi diri kita dari diabetes tipe dua.

Walaupun demikian, konsumsi gluten juga telah dihubungan dengan produksi molekul zonulin. Molekul ini menyebabkan peradangan pada usus sehingga orang-orang yang berhenti mengonsumsi gluten merasa lebih baik daripada sebelumnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.