Kompas.com - 04/05/2017, 07:30 WIB
Ilustrasi. MilanMarkovicIlustrasi.
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Flu? Jangan langsung ke minimarket untuk membeli obat sesuka hati. Sejumlah obat flu justru menimbulkan komplikasi penyakit.

Dr Siska Surianda Danny SpJP, FIHA mengatakan, untuk mengonsumsi obat flu tertentu, seseorang perlu tahu apakah dirinya mengidap darah tinggi.

Menurutnya, sejumlah obat flu yang mengandung dekongestan berpotensi meningkatkan tekanan darah sehingga justru bisa menimbulkan komplikasi penyakit bagi penderita hipertensi.

Saat hidung mampet karena flu, pembuluh darah di sekitarnya melebar. Obat flu dengan dekongestan bekerja mengecilkan tekanan darah.

Menjadi masalah ketika obat yang dikonsumsi berbentuk pil dan diminum. Obat itu akan bekerja di seluruh tubuh dan mengecilkan pembuluh darah mana pun.

"Kita enggak bisa atur persis di hidung doang. Pembuluh darah mengecil di seluruh tubuh. Otomatis tekannya akan lebih tinggi," ucap Siska.

Ibarat selang yang ditekan dengan jari, pengecilan pembuluh darah akan menyebabkan tekanannya maskin tinggi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jantung yang memompa di dalam rongga yang besar dibandingkan dia memompa dengan diameternya lebih kecil, akan lebih berat tekanannya jika lebih kecil," kata Siska.

Untuk mengonsumsi obat flu, bahan aktif yang terdapat pada obat dan daftar peringatan serta efek samping perlu diperhatikan.

Sheldon G. Sheps, M.D. dalam tulisannya di Mayo Clinic mengungkapkan, penderita hipertensi punya beberapa alternatif untuk mengatasi flu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tulang Kelelawar Vampir Raksasa Ditemukan di Gua Argentina

Tulang Kelelawar Vampir Raksasa Ditemukan di Gua Argentina

Oh Begitu
Banyak Lansia di Indonesia, IMERI FKUI Luncurkan Modul Healthy Aging

Banyak Lansia di Indonesia, IMERI FKUI Luncurkan Modul Healthy Aging

Oh Begitu
Epidemiolog: Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir yang Keluar dari Krisis Covid-19

Epidemiolog: Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir yang Keluar dari Krisis Covid-19

Kita
POPULER SAINS: Penularan Covid-19 Lewat Jenazah Belum Terbukti | Mengubah Persepsi Orang yang Tak Percaya Corona

POPULER SAINS: Penularan Covid-19 Lewat Jenazah Belum Terbukti | Mengubah Persepsi Orang yang Tak Percaya Corona

Oh Begitu
Cara Mengobati Sariawan pada Anak

Cara Mengobati Sariawan pada Anak

Oh Begitu
Apa Itu Kasus Probable Covid-19? Sering Tak Tercatat Dalam Data Kematian

Apa Itu Kasus Probable Covid-19? Sering Tak Tercatat Dalam Data Kematian

Oh Begitu
Kerusakan Hutan Mangrove Indonesia Tertinggi di Dunia, Ini 3 Aspek Penting Rehabilitasi

Kerusakan Hutan Mangrove Indonesia Tertinggi di Dunia, Ini 3 Aspek Penting Rehabilitasi

Oh Begitu
Kapal Zaman Mesir Kuno Ditemukan di Laut Mediterania

Kapal Zaman Mesir Kuno Ditemukan di Laut Mediterania

Fenomena
Anak-anak Butuh 7 Gelas Air Per Hari, Ini Dampaknya Jika Kekurangan

Anak-anak Butuh 7 Gelas Air Per Hari, Ini Dampaknya Jika Kekurangan

Oh Begitu
Jangan Lewatkan, Malam Ini Puncak Hujan Meteor Delta Aquarid dan Capricornid

Jangan Lewatkan, Malam Ini Puncak Hujan Meteor Delta Aquarid dan Capricornid

Fenomena
Varian Delta Plus Telah Masuk Indonesia, Ini Risikonya Menurut Ahli

Varian Delta Plus Telah Masuk Indonesia, Ini Risikonya Menurut Ahli

Oh Begitu
Letusan Gunung Berapi Super, Perlu Banyak Penelitian untuk Memprediksi

Letusan Gunung Berapi Super, Perlu Banyak Penelitian untuk Memprediksi

Oh Begitu
Pemanasan Global Diprediksi Sebabkan Gelombang Panas yang Intens di Asia Tenggara

Pemanasan Global Diprediksi Sebabkan Gelombang Panas yang Intens di Asia Tenggara

Fenomena
Banyak Hoaks Berkedok Sains Selama Pandemi, Pola Pikir Kritis Bisa Mencegahnya

Banyak Hoaks Berkedok Sains Selama Pandemi, Pola Pikir Kritis Bisa Mencegahnya

Kita
Infeksi pada Mata Disebut Komplikasi Covid-19 Tak Biasa di Brasil

Infeksi pada Mata Disebut Komplikasi Covid-19 Tak Biasa di Brasil

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X