Kompas.com - 18/04/2017, 19:02 WIB
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Tepat saat Jakarta menggelar pemilihan kepala daerah, sebuah asteroid yang menurut Minor Planet Center dikategorikan "Berpotensi Berbahaya" akan mendekati bumi.

Asteroid yang mendekati bumi itu bernama 2014 JO25, ditemukan astronom lewat pengamatan di Catalina Sky Survey di Tucson, Arizona, pada Mei 2014.

Rabu (19/4/2017) besok, asteroid berdiameter 650 meter itu akan mencapai jarak 1.768.239 kilometer, terdekat yang pernah dicapainya dalam 400 tahun.

Eddie Irizarry dari Astronomical Society of the Caribbean dalam tulisannya di EarthSky pada Senin (17/4/2017) mengatakan, JO25 baru akan mencapai jarak sedekat itu 500 tahun lagi.

Apa yang akan terjadi saat asteroid itu mendekati bumi besok? Akankah bongkahan asteroid itu jatuh seperti yang diprediksi terjadi pada masa kepunahan dinosaurus jutaan tahun lalu?

Baca Juga: Membanggakan, Ilmuwan Indonesia Diabadikan sebagai Nama Asteroid

Jarak yang akan dicapai asteroid itu besok memang terdekat selama beberapa abad namun masih tergolong jauh, 4,6 kali jarak bumi ke bulan.

Ukuran asteroid tersebut juga tak begitu besar, sekitar 650 meter. Bandingkan dengan asteroid masa dinosaurus yang besarnya diprediksi mencapai 10 kilometer.

Dengan demikian, meski dikatakan berpotensi berbahaya, JO25 hanya akan lewat dekat bumi, tidak menumbuk permukaan planet kita.

Definisi "Berpotensi Berbahaya" menurut Minor Planet Center sendiri tak berarti akan menghantam bumi segera tetapi di masa datang.

Astronot memprediksi kemungkinan asteroid itu menghantam bumi dari orbitnya. Pun demikian, peluang menabrak bumi juga hanya nol koma nol sekian persen.

Baca Juga: Tujuh Asteroid Teraneh di Tata Surya

Rabu esok justru bisa menjadi kesempatan untuk melihat asteroid ini. Namun, untuk melihatnya, Anda perlu sebuah teleskop yang mumpuni.

JO25 akan tampak dengan magnitudo 10 - 11. Magnitudo menyatakan kecerlangan benda langit. Makin kecil, makin terang. Magnitudo 10 - 11 menunjukkan bahwa penampakan benda langit redup, tak bisa dilihat mata telanjang.

Rabu malam pukul 21.30 WIB besok, JO25 akan melewati Coma Berenices. Cukup sulit mengamati asteroid ini bagi yang belum terbiasa.

Asteroid itu akan bergerak dengan kecepatan 120,816 km/jam, sangat cepat. Namun karena jarak dengan pandangan mata manusia yang jauh, asteroid akan tampak bergerak lambat.

Bagaimana pun, fenomena asteroid ini istimewa. 2014 JO25 merupakan asteroid yang mencapai jarak terdekat dengabumi dalam 13 tahun terakhir.

Asteroid dengan ukuran cukup besar berikutnya yang akan mendekati bumi adalah 1999 AN10. Itu baru akan terjadi tahun 2027.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Minyak Terbaik untuk Kesehatan, Salah Satunya Minyak Zaitun

5 Minyak Terbaik untuk Kesehatan, Salah Satunya Minyak Zaitun

Oh Begitu
Ikan Pari Manta, Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Ikan Pari Manta, Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Oh Begitu
Studi Ungkap Sebelum Dikorbankan untuk Persembahan Dewa, Anak Suku Inca Diberi Obat Halusinasi

Studi Ungkap Sebelum Dikorbankan untuk Persembahan Dewa, Anak Suku Inca Diberi Obat Halusinasi

Oh Begitu
Perubahan Iklim Bikin Jam Tidur Terganggu, Kok Bisa?

Perubahan Iklim Bikin Jam Tidur Terganggu, Kok Bisa?

Fenomena
CDC Ungkap Bukti Infeksi Adenovirus Sebabkan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

CDC Ungkap Bukti Infeksi Adenovirus Sebabkan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

Oh Begitu
Mengidolakan Berlebih, Bisa Jadi Tanda Hubungan Parasosial

Mengidolakan Berlebih, Bisa Jadi Tanda Hubungan Parasosial

Kita
5 Penyakit Ginjal yang Paling Umum, Salah Satunya Batu Ginjal

5 Penyakit Ginjal yang Paling Umum, Salah Satunya Batu Ginjal

Kita
6 Cara Mencegah Kanker Usus seperti yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal Dunia

6 Cara Mencegah Kanker Usus seperti yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal Dunia

Kita
5 Kebiasaan Makan yang Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

5 Kebiasaan Makan yang Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

Kita
Daur Ulang Limbah Kayu Hasilkan Material Lebih Kuat dari Baja

Daur Ulang Limbah Kayu Hasilkan Material Lebih Kuat dari Baja

Oh Begitu
Gejala Virus Hendra pada Manusia dan Cara Mencegahnya

Gejala Virus Hendra pada Manusia dan Cara Mencegahnya

Kita
Dikenal Punya Sengatan Berbisa, Bagaimana Kalajengking Kawin?

Dikenal Punya Sengatan Berbisa, Bagaimana Kalajengking Kawin?

Oh Begitu
7 Gejala Cacar Monyet dan Perbedaannya dengan Gejala Cacar

7 Gejala Cacar Monyet dan Perbedaannya dengan Gejala Cacar

Oh Begitu
Ketahui Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Usus, Penyakit yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal

Ketahui Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Usus, Penyakit yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal

Kita
Perkuat Informasi Maritim di Perairan Indonesia, BMKG Lepaskan Drifter dan Floats di Selat Makassar

Perkuat Informasi Maritim di Perairan Indonesia, BMKG Lepaskan Drifter dan Floats di Selat Makassar

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.