Kompas.com - 05/04/2017, 18:47 WIB
Tulang yang penuh dengan sayatan diyakini menjadi bukti upaya mutilasi yang dilakukan masyarakat abad pertengahan untuk mencegah bangkitnya zombie. Historic EnglandTulang yang penuh dengan sayatan diyakini menjadi bukti upaya mutilasi yang dilakukan masyarakat abad pertengahan untuk mencegah bangkitnya zombie.
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Zombie yang kini hanya ada dalam film horor ternyata benar-benar diyakini keberadaannya oleh masyarakat abad pertengahan.

Sebuah desa di Inggris bahkan melakukan ritual khusus untuk mencegah mayat bangkit dari kubur dan menjelma menjadi zombie. Caranya dengan memutilasi jasad.

Penelitian yang dipublikasikan di Journal of Archaelogical Science Reports mengungkap jejak praktik mutilasi di desa Wharram Percy, Yorkshire Utara, Inggris.

"Jika benar, maka ini bukti arkeologi pertama yang kita punya untuk praktik tersebut," kata Simon Mays, Ahli Biologi Kerangka Manusia dari Historic England seperti dikutip Science Alert, Selasa (4/4/2017).

"Ini menunjukkan sisi gelap keyakinan abad pertengahan dan memberikan gambaran perbedaannya pandangan mereka dengan kita sekarang," lanjut Mays.

Penulis dari abad ke 11 telah lama menggambarkan bahwa jika semasa hidup seseorang tidak tenang maka ketika meninggal orang tersebut juga akan gelisah di alam kubur.
 
Dua hal bisa terjadi pada jiwa-jiwa yang tak tenang itu, sifat jahat mereka bisa tetap kembali atau setan mendiami jasadnya.

Bila itu terjadi, jasad bisa bangkit. Masyarakat abad pertengahan dihantui kekhawatiran kebangkitan mayat yang berpotensi menyebarkan penyakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemenggalan kepala, mematahkan tulang kemudian membakar jenasah dipandang sebagai cara untuk menghentikan mayat untuk bangkit.

Dalam penelitian, Mays dan timnya menemukan bukti praktik mutilasi berupa tulang paha yang patah, bekas sayatan, dan kepala yang dipenggal sebelum dibakar.

Tulang belulang itu diperkirakan berasal dari abad 11 - 14. Total ada 137 potongan tulang atau setidaknya ada 10 orang yang terdiri dari tujuh orang dewasa dan tiga anak-anak yang dikubur di tempat tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.