Kim Kardashian Rela Operasi Rahim demi Anak Ke-3

Kompas.com - 01/04/2017, 19:00 WIB
Kim Kardashian berbicara di acara The Girls Lounge yang digelar di Pier 60, New York, pada 27 September 2016. Slaven Vlasic/Getty Images for The Girls Lounge/AFPKim Kardashian berbicara di acara The Girls Lounge yang digelar di Pier 60, New York, pada 27 September 2016.
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Bintang reality show Kim Kardashian akan menjalani operasi. Bukan bedah kecantikan melainkan operasi di rahimnya.

Sebelumnya dokter sudah memperingatkan bahaya jika wanita 36 tahun itu hamil lagi. Kehamilam anak kedua lalu terhitung sulit dan meninggalkan jaringan parut karena placenta accreta, kondisi berbahaya di mana plasenta menempel di dinding rahimnya.

Normalnya plasenta akan lepas dari dinding rahim saat persalinan, namun pada placenta accreta, sebagian atau seluruh bagian plasenta menempel erat. Hal itu bisa menyebabkan perdarahan saat persalinan. Placenta accreta dianggap sebagai komplikasi yang mengancam nyawa pada ibu hamil.

Hal itu juga dapat menyebabkan kesulitan untuk hamil lagi atau masalah serius selama kehamilan. Diharapkan pada pilihan punya anak lagi tapi tidak hamil sendiri atau menjalani operasi berisiko, Kim memilih yang terakhir.

"Saya perlu operasi rahim untuk membersihkan dan di situ ada jaringan parut. Meskipun dioperasi, kehamilan saya masih berisiko. Ini supaya saya bisa hamil lagi," katanya.

Operasi itu ditujukan untuk memperbaiki kerusakan karena placenta accreta. Namun menurut ahli kebidanan dari Indiana University Health yang tak menangani selebriti cantik ini, operasi di rahim meningkatkan risiko terjadinya kondisi itu lagi.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Sumber SHAPE
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X