Kompas.com - 01/04/2017, 17:00 WIB
Ilustrasi DAILYMAIL.CO.UKIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Keinginan untuk buang air kecil di tengah malam bukan cuma menyebalkan, tapi juga bisa jadi tanda adanya masalah kesehatan yang belum terdeteksi, misalnya diabetes.

Penyebab lainnya kebelet pipis di malam hari adalah pola makan yang terlalu tinggi garam. Mengurangi asupan garam bukan hanya bisa mengurangi rasa ingin pipis saat tidur (nocturia), tapi juga meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Nocturia memang kebanyakan dialami oleh orang berusia di atas 50 tahun. Kondisi ini akan membuat tidur terganggu sehingga bisa menyebabkan rasa lelah keesokan harinya.

"Dengan mengubah pola makan, yakni mengurangi asupan garam, secara signifikan mengurangi frekuensi pipis di malam hari," kata Dr.Matsuo Tomohiro, peneliti dari Universitas Nagasaki, Jepang.

Penelitian yang dilakukan Tomohiro kepada orang yang sebelumnya mengalami nocturia membuktikan efektivitas mengurangi asupan garam.

Selain pola makan, dorongan untuk pipis saat tidur malam juga bisa disebabkan oleh obat-obatan, kecemasan, infeksi ginjal, infeksi kandung kemih, serta diabetes.


Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.