Kompas.com - 24/03/2017, 15:15 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Sebuah studi baru-baru ini, menyelidiki cedera kematian pada orang dengan gangguan spektrum autisme. Hasilnya cukup mengejutkan. Menurut penulis studi, pelajaran berenang untuk anak-anak dengan diagnosis autisme harus menjadi prioritas.

Gangguan spektrum autisme atau autism spectrum disorder (ASD) ditandai dengan kesulitan dengan interaksi sosial, masalah komunikasi, dan perilaku repetitif.

Individu dengan diagnosis autisme memiliki siklus kehidupan yang lebih pendek. Rata-rata, mereka meninggal dunia 36 tahun lebih awal dari populasi umum, yaitu rata-rata pada usia 36 tahun berbanding 72 tahun.

Sekelompok peneliti dari Columbia University Mailman School of Public Health di New York melakukan studi epidemiologi dipimpin oleh Dr Guohua Li, seorang profesor epidemiologi. Tim menyelidiki data dari United States National Vital Statistics System. Mereka menyimpan 32 juta sertifikat kematian.

Data epidemiologi autisme

Mereka mengidentifikasi 1.367 individu dengan diagnosis ASD yang meninggal antara tahun 1999 dan 2014, terdiri dari 1.043 pria dan 324 wanita.

Data tahunan menunjukkan, bahwa jumlah kematian orang-orang dengan diagnosis ASD meningkat hampir tujuh kali lipat dalam waktu 15 tahun 1999-2014.

Dr Li, yang adalah direktur pendiri Center for Injury Epidemiology and Prevention di Columbia, mengatakan, "Meskipun terjadi peningkatan tajam, kematian terkait autisme masih sangat mungkin tidak dilaporkan, terutama kematian akibat cedera yang disengaja seperti penyerangan, pembunuhan dan bunuh diri. "

Dari data kematian yang terdaftar, 28 persennya terjadi karena cedera, yang paling umum karena mati lemas, kemudian diikuti oleh sesak napas, lalu tenggelam.

Tiga penyebab ini menyumbang hampir 80 persen total angka kematian karena cedera pada anak-anak dengan ASD. Lebih dari 40 persen dari insiden ini terjadi di rumah atau di lembaga perumahan.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dikira Benda Suci, Ukiran Burung Hantu dari Zaman Tembaga Ini Ternyata Mainan Anak

Dikira Benda Suci, Ukiran Burung Hantu dari Zaman Tembaga Ini Ternyata Mainan Anak

Oh Begitu
Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Fenomena
Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Oh Begitu
Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Oh Begitu
5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Oh Begitu
Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Oh Begitu
4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

Oh Begitu
Apa Makanan Ikan Piranha?

Apa Makanan Ikan Piranha?

Oh Begitu
Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Fenomena
Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Kita
Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Oh Begitu
Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

Oh Begitu
Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.