Kompas.com - 07/03/2017, 21:09 WIB
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Cumi dan gurita saat ini memang bertubuh licin. Tapi siapa sangka, dahulu kedua hewan tersebut bercangkang.

Mengapa kedua hewan itu kehilangan cangkangnya? Kapan terjadinya perubahan itu? Sebuah penelitian yang dirilis Proceedings of the Royal Society B pada 1 Maret 2017 mengungkapnya.

Davide Pisani, peneliti dari University of Bristol melakukan penelitian dengan memadukan riset fosil dan genetika.

Ia dan timnya melakukan analisis genetika dengan teknik jam molekuler. Hasil analisis lantas dibandingkan dengan fosil yang ada.

"Kunci jam molekuler adalah bahwa mutasi akan terus terakumulasi dari waktu ke waktu," kata Davide. "Dengan mengetahui jumlah mutasi per sejuta tahun dan variasinya per grup, maka waktu evolusi bisa diperkirakan."

Studi mengungkap, cumi dan gurita mulai kehilangan cangkang mereka selama periode waktu yang disebut Revolusi Laut Mesozoikum.

Dalam periode itu, reptil dan dan ikan predator mulai muncul di lautan. Makhluk lain yang lebih lemah terancam. Mereka yang punya cangkang sangat keras dan mampu menghindar dari mangsalah yang selamat.

"Selama revolusi justru nenek moyang sejumlah cumi-cumi dan gurita banyak yang mati," kata Jakob Vinther, peneliti lain yang terlibat.

"Sekitar 160 juta-100 juta kemudian mereka digantikan dengan bentuk gurita dan cumi yang licin seperti saat ini," tambahnya.

Cangkang pada cumi dan gurita ternyata malah melemahkan. Cangkang dalam membuat kedua jenis itu sulit untuk bergerak.

Kehilangan cangkang, keduanya menjadi lebih gesit dalam menangkap mangsa serta menghindari predator. Cumi bergerak dengan mengompresi tubuh mereka dan meluncur di air seperti cerobong.

"Mengurangi cangkang akan memberi keuntungan yang lebih besar daripada pendahulu mereka yang memiliki cangkang lebih besar dan berat," kata Vinther.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.