Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/03/2017, 12:48 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com- Beberapa istilah pada label produk perawatan kulit dan kosmetik dianggap bisa membingungkan konsumen, karenanya jangan gampang percaya dengan apa yang tertulis di kemasan.

"Bahasa yang dipakai di label tidak selalu merupakan deskripsi yang akurat dari apa yang ada di dalam botol atau efeknya pada kulit," kata Dr.Rajani Katta, pakar dari American Academy of Dermatology.

Katta menjelaskan, produsen sengaja menggunakan istilah tertentu untuk tujuan marketing produk, dan istilah tersebut bisa jadi punya arti berbeda pada produk yang lain.

"Karenanya jadi sulit untuk menentukan apa yang mereka maksud untuk kulit kita," katanya.

Bahasa yang dipakai untuk deskripsi produk kecantikan memang tidak diatur oleh Food and Drug Administration AS. Hal itu berarti, istilah seperti "untuk kulit sensitif" atau "hipoalergenik" tidak menjamin produk itu tak akan memicu reaksi alergi atau iritasi.

Produk yang mengklaim "natural" juga tidak berarti lebih bagus. "Ingat juga bahwa tanaman 'poison ivy' juga alami. Bahkan jika kandungan alami bermanfaat untuk kulit, beberapa jenis produk mencampurkan bahan-bahannya dengan zat pengawet atau tambahan yang bisa berbahaya," kata Katta.

Untuk produk yang memiliki label "bebas pewangi (fragrance-free)" boleh saja tetap mengandung zat pewangi, asalkan tidak dimaksudkan selain sebagai pengharum.

Istilah "tidak berpewangi (unscented)" juga bukan mengindikasikan produk itu bebas pengharum. Tetapi istilah itu bisa dipakai untuk menunjukkan produk menggunakan zat parfum untuk menutupi aroma lain yang lebih kuat.

"Sayangnya, tidak ada istilah label yang menjamin sebuah produk cocok untuk kulit sensitif," katanya.

Efek samping penggunaan produk juga tidak dapat dilihat segera. Sebagian orang baru mengalami alergi setelah pemakaian beberapa bulan atau tahun. Jadi, berhati-hatilah memilih produk kecantikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber HEALTHDAY
Video rekomendasi
Video lainnya


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+