Kompas.com - 03/03/2017, 19:05 WIB
Ilustrasi menyelam ARSIP KOMPAS TVIlustrasi menyelam
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com - Melihat keindahan bawah laut dengan menyelam memang sangat menyenangkan. Akan tetapi, jangan sampai mengabaikan kesehatan pendengaran.

Menyelam dapat merusak pendengaran karena tingginya tekanan di dasar laut. Tak jarang para penyelam mengeluhkan suara berdengung, sakit di telinga, atau seperti tersumbat.

Lalu bagaimana agar menyelam aman untuk kesehatan pendengaran? Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher Indonesia (PP PERHATI-KL), dr Soekirman Soekin, SpTHT menuturkan, penyelam pada dasarnya harus menguasai teknik equalisasi.

Ada beberapa teknik ekualisasi yang bisa dilakukan, seperti menutup hidung dan menghembuskan udara ke hidung sehingga atau dengan menelan ludah. Ekualisasi dapat meninimalkan tekanan di telinga. Saat ekualisasi, gendang telinga akan terasa bergerak.

"Jadi antara hidung dan telinga itu ada hubungan yang namanya pipa ventilasi atau eustakius tube," jelas Soekirman.

Kemudian, saat menyelam tidak disarankan dalam kondisi pilek atau flu. Adanya lendir di hidung maupun tenggorokan dapat menyulitkan ekualisasi, karena saluran eustakius tersumbat.

"Infeksi dari hidung dan tenggorokan bisa menjalar ke telinga. Akibatnya dari cairan muncul infeksi. Kalau cairan yang banyak akan mendorong gendang telinga yang tipis dan bisa pecah gendangnya," papar Soekirman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, hindari pula naik ke permukaan air yang terlalu cepat. Naiklah secara perlahan sehingga tekanan pada telinga pun perlahan menghilang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.