Kompas.com - 01/03/2017, 18:15 WIB
Ilustrasi otak anak ShutterstockIlustrasi otak anak
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Gen autisme mungkin dipertahankan selama masa evolusi, karena membuat kita jadi makin cerdas. Ini pendapat para ilmuwan.

Lebih banyak lagi varian genetika terkait autisme yang secara alami diwariskan  secara tak terduga terseleksi secara kebetulan. Ini terbukti dalam sebuah penelitian.

Varian sama berkaitan dengan ciri-ciri berhubungan dengan kinerja otak seperti
fungsi molekular berhubungan dengan penciptaan neuron-neuron baru.

Pemimpin penelitian Dr Renato Polimanti dari Yale School of Medicine di Amerika Serikat mengatakan,"Kami menemukan sinyal positif kuat bahwa bersamaan dengan kelainan spektrum autisme, varian-varian ini juga berhubungan dengan pencapaian intelektual."

Di bawah hukum seleksi alam yang diuraikan Charles Darwin, varian evolusi yang memiliki dampak negatif terhadap kesuksesan proses reproduksi dengan cepat dihilangkan dari sebuah populasi.

Tetapi varian yang memberikan kesempatan lebih baik bertahan hidup cenderung tetap ada dari generasi ke generasi jika keunggulan-keunggulannya melebihi kelemahannya.

Salah satu peneliti Prof. Joel Gelernter dari Yale University mengungkapkan bahwa mungkin sulit untuk membayangkan mengapa banyak varian gen yang bersamaan menimbulkan ciri-ciri seperti kelainan spektrum autisme, masih dipertahankan dalam populasi manusia. Mengapa varian itu tak dihilangkan dalam proses evolusi?"

"Pemikirannya adalah selama evolusi, varian-varian ini yang memiliki efek positif terhadap fungsi kognitif terseleksi dengan pengorbanan terjadi peningkatan risiko kelainan spektrum autisme," katanya.

Para ilmuwan yang sudah menerbitkan penemuan mereka di jurnal Public Library of Science Genetics itu sudah meneliti lebih dari 5.000 kasus kelainan spektrum autisme dan melakukan analasis seleksi gen evolusioner.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Rahim Turun
Rahim Turun
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Terkini: M 6,1 Guncang Talaud, Ini Catatan Gempa yang Pernah Terjadi di Sulawesi Utara

Gempa Terkini: M 6,1 Guncang Talaud, Ini Catatan Gempa yang Pernah Terjadi di Sulawesi Utara

Fenomena
Indonesia Didorong Jadi Lumbung Pangan Dunia Lewat Studi Pertanian

Indonesia Didorong Jadi Lumbung Pangan Dunia Lewat Studi Pertanian

Oh Begitu
Sejarah Penemuan Termometer: Penemu dan Perkembangannya

Sejarah Penemuan Termometer: Penemu dan Perkembangannya

Oh Begitu
Bagaimana Bulan Bisa Bersinar Terang di Malam Hari?

Bagaimana Bulan Bisa Bersinar Terang di Malam Hari?

Oh Begitu
Penyakit Tifus: Penyebab, Gejala, dan Jenis-jenisnya

Penyakit Tifus: Penyebab, Gejala, dan Jenis-jenisnya

Kita
Kabar Baik, Populasi Jerapah Meningkat 20 Persen, Ini Kata Ilmuwan

Kabar Baik, Populasi Jerapah Meningkat 20 Persen, Ini Kata Ilmuwan

Fenomena
[POPULER SAINS]: Penyebab Letusan Gunung Krakatau 1883 | Karbon Purba Mars | Fenomena Aphelion | Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

[POPULER SAINS]: Penyebab Letusan Gunung Krakatau 1883 | Karbon Purba Mars | Fenomena Aphelion | Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

Oh Begitu
Hasil Tes Covid dari Alat RT-LAMP BRIN Diklaim Bisa Keluar Kurang dari Satu Jam

Hasil Tes Covid dari Alat RT-LAMP BRIN Diklaim Bisa Keluar Kurang dari Satu Jam

Oh Begitu
Roket Falcon 9 SpaceX Berhasil Luncurkan 49 Satelit Internet Starlink ke Luar Angkasa

Roket Falcon 9 SpaceX Berhasil Luncurkan 49 Satelit Internet Starlink ke Luar Angkasa

Fenomena
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Waspada Radius 5 KM dari Puncak

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Waspada Radius 5 KM dari Puncak

Fenomena
Penyebab Kanker Limpa dan Faktor Risikonya

Penyebab Kanker Limpa dan Faktor Risikonya

Kita
Atom yang Mendapatkan atau Melepas Elektron untuk Pembentukan Ion

Atom yang Mendapatkan atau Melepas Elektron untuk Pembentukan Ion

Prof Cilik
Inti Sel: Pengertian, Fungsi, dan Bagian-bagiannya

Inti Sel: Pengertian, Fungsi, dan Bagian-bagiannya

Kita
Matahari akan Terbenam Lebih Lambat di Indonesia Akhir Januari 2022, Ada Apa?

Matahari akan Terbenam Lebih Lambat di Indonesia Akhir Januari 2022, Ada Apa?

Fenomena
Fenomena Ekuiluks Terjadi di Indonesia Sebulan ke Depan, Apa Dampaknya?

Fenomena Ekuiluks Terjadi di Indonesia Sebulan ke Depan, Apa Dampaknya?

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.