Kompas.com - 01/03/2017, 10:20 WIB
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Setiap bayi yang lahir di bawah usia kehamilan 37 minggu masuk dalam kategori bayi prematur. Dari kelahiran 4,5 juta bayi per tahun di Indonesia, angka kelahiran bayi prematur mencapai 675.500 kasus per tahunnya.

Bahkan, menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berjudul Born too Soon, The Global Action Report on Preterm Birth tahun 2010, Indonesia menempati peringkat kelima negara dengan kasus kelahiran bayi prematur terbanyak di dunia.

Bayi prematur merupakan penyumbang angka kematian terbesar dari angka kematian bayi dan memiliki kemungkinan kecacatan fisik dan gangguan kognitif.

Dibutuhkan pengetahuan, keterampilan, bahkan kesabaran untuk merawat bayi prematur, karena umumnya bayi prematur membutuhkan perawatan yang rumit dan kompleks.

Selain itu, sering kali bayi prematur juga membutuhkan sarana perawatan medis yang lengkap dan teknologi canggih, yang belum dimiliki semua rumah sakit.

Sebagai wujud kepedulian pada kelahiran bayi prematur, dokter spesialis anak konsultan bayi prematur, Dr dr Rinawati Rohsiswanto, SpA (K) meluncurkan drrina.id, situs web khusus sebagai wadah edukasi interaktif tentang semua hal yang berkaitan dengan bayi prematur.

“Harapannya website ini dapat menjadi sarana untuk memberikan informasi terlengkap tentang perawatan bayi prematur sehingga dapat membantu orangtua mendeteksi gangguan lebih dini untuk menghindari kecacatan,” ujar dr Rina saat peluncuran situs web drrina.id di Bunga Rampai, Jakarta (28/2).

Dokter Rina menambahkan, baginya, melihat bayi prematur dapat melalui masa-masa kritis dan menyelamatkan bayi prematur dari kematian dan kecacatan adalah kepuasan yang tak terbayarkan.

“Bayi-bayi prematur itu juga berhak mendapat yang terbaik dan tumbuh bahagia di dunia,” katanya.

Situs web drrina.id menyajikan ruang konsultasi tanya jawab interaktif, video-video seputar perawatan bayi prematur, informasi dan istilah seputar bayi prematur, serta wadah untuk mencari donor ASI dan mendonasikan ASI.

Selain itu, situs web ini diperkaya dengan beragam artikel seputar bayi prematur yang ditulis oleh dokter Rina dan 10 dokter spesialis anak lainnya, yaitu dr I.G.A.N Pratiwi SpA, MARS, DR Rizalya Dewi, SpA (K), Dr dr Naomi Dewanto, SpA (K), dr Luh Karunia Wahyuni. Sp KFR (K), dr Rosalina D Roeslani, Sp. A(K), dr Putri Maharani TM, SpA, drg Adji Dara Vania, dr Dina DS, SpA, dan dr Evita Kariani Bermasyah, SpA(K).

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.