Benua Baru Ditemukan di Timur Australia, Namanya Zealandia

Kompas.com - 17/02/2017, 18:54 WIB
Zealandia Scoop.co.nzZealandia
|
EditorYunanto Wiji Utomo

Zealandia diduga terpisah dari benua raksasa kuno, Gondwana, 200 juta tahun lalu.

Awalnya, seluruh bagian benua berada di atas permukaan laut. Namun, 85-80 juta tahun lalu, sejumlah bagian benua itu mulai tenggelam dan akhirnya kini hanya 6 persen yang berada di permukaan laut.

Meski memenuhi kriteria, mungkin Anda masih bertanya-tanya mengapa Zealandia disebut benua.

Tak mudah untuk menjelaskannya. Sebab, hingga kini belum ada kesepakatan dari lembaga tertentu yang bertugas menetapkan suatu massa daratan sebagai benua. Banyak kontroversi.

Contohnya, geografi menyebut Eropa dan Asia sebagai benua terpisah.

Namun, secara geologis, banyak pula pakar yang menyebut keduanya merupakan satu benua karena sebenarnya satu kesatuan.

"Manfaat publikasi baru ini sebenarnya menunjukkan ketidakkonsistenan kita menggunakan istilah benua," kata Brendan Murphy, geolog dari St Francis Xavier University di Kanada, seperti dikutip Nature, kemarin.

Namun, terlepas dari kontroversi itu, pernyataan Zealandia sebagai benua akan membantu ahli biogeografi untuk mempelajari biodiversitas serta memberi kesempatan kepada geolog untuk mempelajari pembentukan benua.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X