Kompas.com - 08/02/2017, 12:45 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Jika Anda sering merasa kesal mendengar suara orang menyeruput kopi, mengecap makanan, atau suara orang menghirup napas panjang di bioskop, Anda tidak sendiri. Ada banyak orang yang juga mengalami kondisi yang disebut mimsophonia ini.

Misophonia, gangguan akibat ketidaknormalan di bagian otak ini menyebabkan seseorang tidak tahan mendengar suara orang mengunyah makanan, mengklik pena berulang-ulang, atau suara-suara lain dari sekitar.

Selama bertahun-tahun para ilmuwan tidak yakin apakah masalahnya soal psikologis atau neurologis.

Dari penelitian terbaru yang dilakukan tim dari Universitas Newcastle, Inggris, akhirnya disimpulkan bahwa misophonia dipicu oleh perbedaan di bagian otak depan (prefrontal cortex).

Hasil pemeriksaan MRI pada beberapa orang yang misophonia dan yang bukan, menunjukkan terjadi perubahan aktivitas di otak saat orang misophonia mendengar bunyi-bunyian tertentu, terutama aktivitas mengunyah makanan atau bernapas.

Bukan hanya itu, bunyi-bunyian itu juga memicu respon psikologi stres yang meningkatkan detak jantung dan keringat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Healthland
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.