Mengantuk dan Ilmu Sihir

Kompas.com - 04/02/2017, 19:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjalani sidang lanjutan kasus dugaan penodaan agama di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (31/1/2017). Sidang kedelapan tersebut masih mengagendakan mendengarkan keterangan lima saksi dari pihak Jaksa Penuntut Umum. POOL / SINDO / ISRA TRIANSYAHGubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjalani sidang lanjutan kasus dugaan penodaan agama di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (31/1/2017). Sidang kedelapan tersebut masih mengagendakan mendengarkan keterangan lima saksi dari pihak Jaksa Penuntut Umum.
|
EditorLusia Kus Anna

Baru-baru ini ada pernyataan bahwa dalam persidangan kasus dugaan penodaan agama yang dilakukan oleh Ahok ada yang menggunakan ilmu sihir karena jaksa sering terlihat mengantuk.

Mungkin lucu, tapi bagi saya ini memprihatinkan. Ini menununjukkan bagaimana minimnya pengetahuan bangsa tentang kesehatan tidur.

Bayangkan dalam ruang sidang yang menegangkan seseorang bisa mengantuk. Kantuk berlebihan walau durasi tidur sudah cukup disebut sebagai hipersomnia. Akibat dari hipersomnia, selain anggapan malas, juga akan membuat turunnya kemampuan konsentrasi, daya ingat, kreativitas, refleks dan kemampuan seksual.

Hipersomnia sebenarnya baru gejala dari penyakit tidur, yaitu narkolepsi, gerakan kaki saat tidur (Periodic Limb Movements in Sleep/PLMS) dan sleep apnea.

Penyakit tidur

Narkolepsi ditandai dengan serangan tidur tiba-tiba, kelumpuhan saat tidur (sleep paralysis) dan hypnagogic hallucination (ereup-ereup) serta katapleksi. Bayangkan jika berkendara lalu tertidur.

Sedangkan PLMS atau gerakan kaki secara periodik saat tidur membuat otak terbangun-bangun walau tanpa terjaga. Akibatnya kualitas tidur buruk.

Gangguan tidur seperti sleep apnea atau mendengkur dan henti nafas tidur, dapat menyebabkan hipertensi, penyakit jantung, diabetes, stroke, impotensi dan kematian. Kita mungkin masih ingat kasus kematian serangan jantung putra seorang menteri dan penyanyi terkenal ketika mereka sedang tidur.

Mengantuk bukan kemalasan. Mengantuk bukan akibat ilmu sihir. Mengantuk diakibatkan oleh kurang tidur atau bahkan penyakit tidur.

Mulai perhatikan kesehatan tidur, jika ada sahabat atau kerabat yang mengantuk berlebih dan mendengkur, peringatkan! Periksakan!


dr. Andreas Prasadja, RPSGT
Sleep Disorder Clinic RS Mitra Kemayoran
@prasadja
Fb: andreas.prasadja



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Ingatkan 3T dan Memakai Masker Tetap Prioritas

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Ingatkan 3T dan Memakai Masker Tetap Prioritas

Oh Begitu
Setelah Majene dan Sulawesi Utara, Gempa Guncang Laut Lampung

Setelah Majene dan Sulawesi Utara, Gempa Guncang Laut Lampung

Fenomena
Rekor Suhu Terpanas Bumi Tahun 2020 Lampaui 2016, Begini Analisis NASA

Rekor Suhu Terpanas Bumi Tahun 2020 Lampaui 2016, Begini Analisis NASA

Fenomena
Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Tegaskan Vaksin Barang Negara untuk Rakyat

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Tegaskan Vaksin Barang Negara untuk Rakyat

Oh Begitu
Bukan Hanya Anda, Badak Pun Sulit Menemukan Jodoh di Masa Pandemi Covid-19

Bukan Hanya Anda, Badak Pun Sulit Menemukan Jodoh di Masa Pandemi Covid-19

Fenomena
Gempa Majene Miskin Gempa Susulan, Begini Analisis BMKG

Gempa Majene Miskin Gempa Susulan, Begini Analisis BMKG

Fenomena
Ilmuwan Afrika Selatan Temukan Senyawa Kimia Pembunuh Parasit Malaria

Ilmuwan Afrika Selatan Temukan Senyawa Kimia Pembunuh Parasit Malaria

Oh Begitu
Kematian Covid-19 Tembus 2 Juta, Varian Baru Virus Corona bisa Perburuk Pandemi

Kematian Covid-19 Tembus 2 Juta, Varian Baru Virus Corona bisa Perburuk Pandemi

Fenomena
Gempa Majene Kembali Terjadi, BMKG Ungkap Sudah 32 Kali Susulan

Gempa Majene Kembali Terjadi, BMKG Ungkap Sudah 32 Kali Susulan

Oh Begitu
Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
BMKG Ungkap Sejarah Gempa di Sulbar, Gempa Majene Sebelumnya Pernah Terjadi

BMKG Ungkap Sejarah Gempa di Sulbar, Gempa Majene Sebelumnya Pernah Terjadi

Fenomena
Spesies Baru Kelelawar Ditemukan di Afrika, Warna Bulunya Oranye

Spesies Baru Kelelawar Ditemukan di Afrika, Warna Bulunya Oranye

Fenomena
WHO: Tahun Kedua Pandemi Covid-19 Bisa Lebih Buruk, Ini Sebabnya

WHO: Tahun Kedua Pandemi Covid-19 Bisa Lebih Buruk, Ini Sebabnya

Kita
Bahaya Polusi Cahaya pada Kesehatan Manusia dan Lingkungan

Bahaya Polusi Cahaya pada Kesehatan Manusia dan Lingkungan

Oh Begitu
BMKG: Waspada Banjir dan Potensi Multi Bahaya Sepekan ke Depan, Ini Wilayahnya

BMKG: Waspada Banjir dan Potensi Multi Bahaya Sepekan ke Depan, Ini Wilayahnya

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X