Kompas.com - 04/02/2017, 11:39 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com - Kanker merupakan salah satu penyakit dengan beban biaya tinggi. Berdasarkan data klaim BPJS Kesehatan untuk penyakit kanker tahun 2014 mencapai Rp 1,7 triliun untuk 315.580 kasus dan tahun 2015 mencapai Rp 2,5 triliun untuk 500.000 kasus.

Angka itu menempatkan kanker sebagai penyakit nomor tiga yang menghabiskan biaya tinggi setelah jantung dan gagal ginjal. Kanker juga termasuk penyakit tidak menular yang banyak diderita masyarakat.

Kepala Humas BPJS Kesehatan Irfan Humaidi mengungkapkan, pengobatan kanker dibiayai BPJS Kesehatan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). Standar pengobatan untuk kanker ditanggung oleh BPJS, seperti kemoterapi dan radioterapi.

"Kalau ada tambahan pengobatan di luar itu ditanya dulu apakah ada dalam Permenkes, kalau memang sangat dibutuhkan harusnya bisa diajukan," kata Irfan saat dihubungi Kompas.com, Jumat (3/2/2017).

Ester dari komunitas Cancer Information and Support Centre (CISC) menambahkan, beberapa obat untuk terapi immunoterapi juga ditanggung oleh BPJS.

Sayangnya, BPJS Kesehatan belum banyak menanggung biaya deteksi dini kanker, misalnya mammografi untuk deteksi kanker payudara. Irfan mengatakan, deteksi dini kanker sejauh ini baru untuk kanker serviks.

Bagi pasien kanker yang sudah menjadi peserta BPJS dapat menjalani pengobatan di rumah sakit rujukan. Misalnya, pasien dari daerah bisa berobat di Jakarta dengan mendapat surat rujukan dari rumah sakit setempat.

"Pusat rujukan bukan hanya di Jakarta. Jadi enggak harus ke Jakarta, selama di daerah ada RS swasta ataupun pusat yang bisa menangani," kata Irfan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Gagal Ginjal
Gagal Ginjal
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.