Kompas.com - 03/02/2017, 12:19 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap wanita, khususnya yang sudah menikah atau aktif berhubungan seksual berisiko terkena kanker serviks. Jika tak pernah menjalani deteksi dini, bisa saja tanpa disadari memiliki kanker serviks atau leher rahim.

Ada beberapa gejala kanker serviks. Tetapi, pada tahap awal munculnya kanker serviks penyakit ini seringkali tak bergejala.

Dokter Fara Vitantri Diah C, SpOG (K) Onk menuturkan, ketika mendapati gejala kanker serviks, jangan tunda untuk periksa ke dokter. Semakin cepat ditemukan, semakin baik pengobatannya.

Adapun gejala kanker serviks antara lain, keputihan yang tak kunjung sembuh, perdarahan spontan atau setelah berhubungan seksual, nyeri pinggul, gangguan berkemih dan buang air besar, hingga gangguan ginjal.

"Paling banyak gejalanya gangguan ginjal karena dekat serviks ada saluran kencing. Kalau kanker sudah besar, jadi ngeblok salurannya, pasien enggak bisa pipis," jelas Fara dalam Media Gathering World Cancer Day di RS Siloam TB Simatupang, Jakarta, Kamis (2/2/2017).

Penyakit kanker berkejaran dengan waktu. Jika menunda pemeriksaan setelah muncul gejala, kanker bisa berkembang lebih buruk.

Kanker serviks disebabkan oleh human papilloma virus (HPV). Saat HPV menginfeksi tak ada tanda-tanda yang muncul sampai akhirnya terjadi kanker serviks.

"HPV enggak seperti influenza dan cacar, enggak ada gejala atau tanda khusus," kata Fara.

Jadi, jangan menunggu gejala kanker serviks muncul, lalu ke dokter. Kanker serviks bisa dideteksi dini dengan berbagai cara seperti pap smear dan IVA.

Beruntung, sudah ada vaksin untuk mencegah kanker serviks. Vaksinasi efektif diberikan sejak anak usia 9-13 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Rahim Turun
Rahim Turun
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.