Kompas.com - 02/02/2017, 17:55 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Anda yakin kacamata hitam atau sunglasses yang sering Anda pakai masih efektif melindungi mata Anda dari kerusakan akibat sinar UV?

Menurut sebuah penelitian di Brasil, perlindungan sunglasses akan berkurang dari waktu ke waktu dan saat ini belum ada tes industri yang bisa menentukan dengan pasti berapa lama sebaiknya sunglasses digunakan.

Di Brasil, kebanyakan orang memakai sunglassess yang itu-itu saja selama sekitar dua tahun, sekitar setidaknya dua jam sehari. Sampai sekarang, belum ada bukti bahwa lensa penghalau sinar UV dapat memberikan tingkat perlindungan yang sama selama jangka waktu dua tahun.

Tidak adanya rekomendasi dari para produsen mengenai kapan tepatnya orang harus memensiunkan sunglasses mereka, menjadi masalah tersendiri, kata para peneliti.

Padahal, melindungi mata dari sinar matahari sangat penting untuk dilakukan, mengingat paparan sinar UV dapat menyebabkan katarak, kerusakan retina, dan masalah penglihatan jangka panjang.

Penelitian ini berfokus pada sistem yang berlaku di Brasil yang mengklasifikasi kacamata berdasarkan kategori kegelapan lensa dan tingkat perlindungan terhadap UV.

Untuk mendapat sertifikasi salah satu kategori ini, lensa harus lulus tes paparan lampu simulator matahari berkekuatan 450 watt selama 50 jam pada jarak 30 sentimeter. Ini sama dengan paparan sinar matahari musim panas selama dua hari penuh, atau empat hari paparan sinar matahari musim dingin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, karena letak Brasil berdekatan dengan khatulistiwa (sama seperti Indonesia), sinar matahari di negara itu lebih kuat daripada rata-rata negara yang jauh dari garis khatulistiwa.

Jadi dalam kenyataannya, tes ini setara dengan 23,5 jam paparan sinar matahari di kota yang panas, misalnya São Paulo.

Dua tahun adalah batas maksimal penggunaan sunglasses di negara-negara tropis. Namun, jika Anda bersedia menggantinya lebih sering, tentu akan lebih baik, apalagi jika Anda banyak berkegiatan di luar rumah.

Perhitungan ini berlaku khusus untuk Brasil dan negara-negara khatulistiwa lainnya, kata penulis studi Liliane Ventura, PhD, seorang profesor di University of São Paul.

Peneliti juga menyarankan agar Anda membeli kacamata hitam dengan lensa yang diberi label "100% perlindungan UV" atau "UV400".

Ukuran lensa juga perlu dipertimbangkan. Semakin luas lensa yang Anda pilih akan semakin baik karena itu berarti semakin luas pula area sekitar mata yang terlindungi dari paparan sinar UV.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Varian Omicron Terdeteksi di Malaysia dan Singapura

Virus Corona Varian Omicron Terdeteksi di Malaysia dan Singapura

Oh Begitu
Benarkah Obat Sotrovimab Efektif Lawan Omicron? Ini Kata Pakar UGM

Benarkah Obat Sotrovimab Efektif Lawan Omicron? Ini Kata Pakar UGM

Oh Begitu
Kasus Laura Anna Lumpuh karena Dislokasi Tulang Leher Setelah Kecelakaan, Kondisi Apa Itu?

Kasus Laura Anna Lumpuh karena Dislokasi Tulang Leher Setelah Kecelakaan, Kondisi Apa Itu?

Fenomena
4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

Oh Begitu
BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia hingga 9 Desember

BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia hingga 9 Desember

Fenomena
Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Kita
Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Oh Begitu
Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Oh Begitu
Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Oh Begitu
Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Oh Begitu
Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Fenomena
[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

Oh Begitu
5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

Oh Begitu
Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Fenomena
4 Tahapan Siklus Menstruasi

4 Tahapan Siklus Menstruasi

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.