Kompas.com - 02/02/2017, 10:20 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Pergantian musim yang menyebabkan kuman penyakit dengan mudahnya masuk ke dalam tubuh. Salah satunya, kuman tifus. Untuk mengetahuinya perlu tes widal, tapi bukan berarti bila positif, pasti tifus.

Di Indonesia, bila musim sedang berganti, terutama di kota-kota besar, sering kali diikuti dengan munculnya penyakit tifus yakni penyakit usus halus yang disebabkan oleh beberapa tipe kuman Salmonella typhi.

Kuman tifus terutama dibawa oleh air dan makanan yang tercemar karena sumber air minum di Jakarta, umpamanya, kurang memenuhi syarat. Bisa saja sayuran dicuci dengan air kali yang juga dipakai untuk penampungan limbah dan buangan air kakus. Padahal, kuman tifus berasal dari kotoran manusia yang sedang sakit tifus.

Karena kota-kota besar merupakan kakus raksasa terbuka maka kuman tifus pun berada dalam banyak minuman dan makanan yang lolos dari proses memasak.

Kenyataan ini membawa kita sampai pada pemikiran: jangan-jangan tidak ada orang di Jakarta yang tidak pernah menelan kuman tifus! Karena bila hanya sedikit kuman yang terminum, biasanya orang tidak terkena tifus.

Malahan, kuman yang sedikit demi sedikit masuk ke tubuh itu menimbulkan suatu reaksi imun yang dapat dipantau dari darah yang dikenal sebagai reaksi Widal yang positif.

Di Indonesia, seseorang yang mempunyai reaksi Widal positif, belum berarti ia sakit tifus. Tapi, bila reaksi Widal positif ini terjadi seumpama di Swis dan orang itu tidak pernah makan di pinggir jalan Jakarta serta tidak pernah diberi vaksin tifus maka kemungkinan ia benar menderita tifus. Soalnya, di negara maju, sistem pembuangan limbah disalurkan melalui pipa-pipa tertutup sehingga tidak bercampur dengan kotoran manusia.

Dewasa ini pemeriksaan Widal di laboratorium umumnya dilakukan bila seseorang mengalami demam 1 – 3 hari. Bila reaksi Widal ditemukan positif, orang menjadi gelisah. Kadang-kadang, ia makan obat antibiotik sendiri atau memperlihatkan hasil laboratorium itu kepada dokter. Sering terjadi, dokter langsung memberikan obat tifus kepadanya.

Seperti semua hasil laboratorium, Widal harus diinterpretasikan dengan bijak. Tanda-tanda klinis penderita harus lebih diutamakan daripada reaksi Widal yang positif. Mengapa? Karena hampir semura orang di Indonesia mempunyai reaksi Widal positif tanpa sakit tifus.

Penderita tifus mulai mengalami demam rendah (subfebril) pada malam hari, hilang keesokan harinya, terulang lagi pada malamnya, makin hari demamnya makin tinggi. Awalnya pada malam hari saja, kemudian pada siang hari juga.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dikira Benda Suci, Ukiran Burung Hantu dari Zaman Tembaga Ini Ternyata Mainan Anak

Dikira Benda Suci, Ukiran Burung Hantu dari Zaman Tembaga Ini Ternyata Mainan Anak

Oh Begitu
Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Fenomena
Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Oh Begitu
Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Oh Begitu
5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Oh Begitu
Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Oh Begitu
4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

Oh Begitu
Apa Makanan Ikan Piranha?

Apa Makanan Ikan Piranha?

Oh Begitu
Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Fenomena
Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Kita
Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Oh Begitu
Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

Oh Begitu
Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.