Kompas.com - 14/01/2017, 13:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Berbicara merupakan perkembangan penting bagi bayi. Sebelum ia benar-benar bisa berbicara dengan lancar, si kecil pasti melalui proses berbicara seperti belum mampu mengucapkan kata dengan sempurna hingga belajar menyusun kalimat lengkap dan jelas.

Maka, penting bagi kita orangtua memantau perkembangan bicaranya termasuk mengenai tanda anak terlambat bicara

Meski setiap bayi punya perkembangan yang berbeda, anak biasanya mulai mengucapkan kata pada usia 12 bulan hingga 18 bulan. Anak yang sudah mulai menunjukkan tanda-tanda terlambat bicara biasanya belum bisa mengucapkan 20 kata atau lebih.

Selain kata-kata, anak juga cenderung tidak bisa mengekspresikan sesuatu dengan gerakan tepat. Misalnya belum mampu bereaksi ketika namanya disebut serta menunjuk anggota keluarga.

Lalu bagaimana jika pada rentan usia 12 hingga 18 bulan si kecil belum mengeluarkan kata-kata? Tak perlu khawatir jika ia terlihat mencoba mengoceh untuk mengekspresikan sesuatu. Anak biasanya sudah mulai membuat suara sebagai usahanya untuk mengeluarkan kata-kata. Si kecil juga sudah bisa menerima perintah sederhana misalnya mengambil barang. Mama bisa membantu perkembangan bicaranya dengan perbanyak ngobrol dengan bayi dan memberikan waktu untuknya banyak mengeluarkan suara.

Namun, ibu perlu sedikit meningkatkan kewaspadaan jika pada usia 1 hingga 2 tahun si kecil tidak menunjukkan gerakan seperti menunjukkan sesuatu. Pada usia ini anak cenderung berkomunikasi dengan gerakan dibandingkan dengan suara.

Ketika menginjak usia 1,5 tahun, anak terlihat sulit menirukan suara dan sulit menerima perintah sederhana. Hal ini perlu diwaspadai dengan memeriksakan si kecil untuk melihat adakah masalah lain. Terlambat bicara bisa disebabkan oleh banyak hal misalnya gangguan pendengaran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tanda anak terlambat bicara semakin harus diwaspadai ketika anak berusia 2 tahun. Segeralah memeriksakan si kecil jika pada usia ini si kecil belum bisa meniru ucapan dan tidak menghasilkan kata-kata secara spontan.

Anak yang terlambat bicara pada usia ini cenderung menggunakan suara-suara tertentu dan berulang kali tetapi tidak menunjukkan maksud tertentu. Anak juga cenderung tidak menggunakan kontak mata saat berbicara dan sulit mengikuti perintah sederhana.

 



Sumber NAKITA
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Kejang Demam
Kejang Demam
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.