Kompas.com - 14/01/2017, 08:10 WIB
Virus Zika yang disebabkan gigitan nyamuk telah menyebar di Asia Tenggara setelah mewabah di Amerika, yang dimulai di Brasil pada awal 2015. James Gathany/CDCP/APVirus Zika yang disebabkan gigitan nyamuk telah menyebar di Asia Tenggara setelah mewabah di Amerika, yang dimulai di Brasil pada awal 2015.
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Tim ilmuwan dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health melakukan modifikasi genetik pada nyamuk agar kebal terhadap infeksi virus dengue.

Demam dengue diketahui telah menyebabkan 96 juta orang secara global sakit setiap tahun dan membunuh lebih dari 20.000 orang, mayoritas anak-anak.

Seperti dipublikasikan dalam jurnal PLOS Neglected Tropical Disease, tim ilmuwan menunjukkan bahwa membuat nyamuk kebal virus dengue adalah hal yang mungkin.

Mamacu kemampuan alami nyamuk Aedes aegypti melawan virus dengue dianggap sebagai langkah pertama untuk mengurangi kemampuan nyamuk ini menyebar penyakit.

Sekitar 40 persen populasi dunia hidup di area yang beresiko tinggi terkena demam dengue, dan penyakit ini menjadi langganan di kawasan Asia Tenggara, terutama Indonesia, dan kepulauan barat Pasifik.

Walau demikian, nyamuk tersebut belum kebal terhadap virus Zika atau chikungunya. "Meski mengecewakan, tapi ini mengajarkan kita tentang sistem imun nyamuk dan bagaimana menghadapi virus berbeda. Semoga bisa dikembangkan nyamuk yang kebal pada beberapa virus," kata ketua peneliti George Dimopoulus, profesor bidang mikrobiologi molekuler dan imunologi.

Ketika nyamuk menghisap darah orang yang terkena demam dengue, ia akan menularkan virus itu kepada orang sehat lain yang ia gigit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sudah banyak cara dilakukan para ahli untuk mengurangi penyebaran virus ini. Mayoritas ilmuwan setuju bahwa metode yang digunakan untuk menekan jumlah penyakit dengue memang tidak cukup satu.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.