Kompas.com - 08/01/2017, 21:49 WIB
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com — Minggu (8/1/2017) ini bertepatan dengan 75 tahun Stephen Hawking. Sebagai manusia yang menderita penyakit langka, Amyothrophy Lateral Sclerosis (ALS), Hawking fenomenal karena bisa bertahan hidup lama dan menghasilkan karya yang berdampak besar.

Meneliti kosmologi, menulis beragam buku, seperti A Brief History of Time dan The Universe in a Nutshell, serta hadir di sejumlah acara publik, Hawking banyak berbagi kisah hidupnya dan memberikan kata-kata yang menginspirasi.

Salah satu kata-katanya mungkin bisa menjadi nasihat bagi putra-putri Anda. Jurnalis ABC, Diane Sawyer, pada Juni 2010 pernah menanyakan tentang apa yang ingin dikatakan Hawking pada generasi muda yang kini menghadapi masalah yang lebih kompleks.

Ia mengatakan, "Satu, ingat untuk selalu melihat bintang dan tidak ke kakimu. Dua, jangan menyerah dalam bekerja. Pekerjaan memberimu arti dan tujuan, hidup tak akan berarti tanpanya. Tiga, jika kamu beruntung menemukan cinta, ingat, cinta ada di sana dan jangan sia-siakan."

Dalam buku Stephen Hawking: My Brief History yang terbit tahun 2013, Hawking memberikan nasihat kepada orang dengan keterbatasan fisik secara khusus, dan juga manusia secara umum yang tak satu pun sempurna.

"Saya percaya orang dengan keterbatasan seharusnya berkonsentrasi melakukan yang tetap bisa dikerjakan dengan kursi roda dan tidak menyesali hal lain yang tidak bisa dilakukan," katanya. Dengan kata lain, jangan menyesal karena memiliki kelemahan, tetapi fokus mengembangkan diri dengan apa yang dimiliki.

Hawking juga mengajari untuk pantang menyerah. Sesaat setelah peluncuran A Brief History of Time, Hawking mengatakan, "Jadilah orang yang selalu bertanya. Sesulit apa pun hidup, akan selalu ada sesuatu yang bisa kamu kerjakan dan mengantarkan pada keberhasilan. Penting bagimu untuk tidak menyerah."

Menderita ALS sejak usia 21 tahun dan sempat divonis hanya bisa bertahan selama 2 tahun, Hawking hidup dengan bayang-bayang kematian. Namun, ia ternyata tak takut kematian.

"Saya telah hidup dengan prospek mati lebih awal selama 49 tahun. Saya tidak takut kematian. Namun, saya juga tidak ingin mati dengan cepat. Ada banyak hal yang ingin saya lakukan dalam hidup saya," ujar dia. Hawking tidak percaya hidup setelah mati. Ia mengatakan, "Kehidupan setelah mati hanya untuk orang yang takut kegelapan."

Hawking yang "berbeda" dengan manusia umumnya karena keterbatasannya juga mempunyai kutipan yang mengajak untuk tidak mendiskriminasi. "Kita semua berbeda. Tidak ada yang bisa disebut sebagai standar manusia. Namun, kita semua berbagi semangat kemanusiaan yang sama."

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.