Mana yang Lebih Tinggi Protein, Tahu atau Tempe?

Kompas.com - 04/01/2017, 18:15 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Tempe dan tahu tentu sama-sama sehat. Namun sebagai sumber pengganti protein selain daging, mana yang lebih baik?

Apakah Anda seorang vegetarian atau tidak, semua orang akan lebih sehat jika mengurangi konsumsi daging merah—yang telah dikaitkan dengan kanker.

Produk kedelai non-transgenik merupakan sumber protein yang sehat yang dapat Anda gunakan sebagai alternatif, ketika mencoba untuk mengurangi konsumsi daging.

Tahu adalah produk kedelai yang paling populer di dunia dan mudah diolah, tapi tempe ternyata memiliki jumlah protein dan serat yang lebih tinggi.

Dalam 1 porsi (1/2 cangkir), tahu mengandung 10 gram protein dan 0,5 gram serat, sedangkan tempe mengandung 15,4 gram protein, dan 3,5 serat. Sehingga, tempe tak hanya memasok protein lebih banyak untuk tubuh, namun juga membuat Anda lebih mudah kenyang berkat kandungan tinggi protein.

Selain tempe lebih tinggi kalori, yaitu mengandung 160 kalori sedang tahu 97 kalori, tempe juga mengalami pemrosesan yang lebih sedikit ketimbang tahu.

Tentunya, lebih sedikit proses, maka bisa dibilang tempe lebih sehat secara umum. Mengolah tempe dalam beragam jenis makanan seperti sup, salad, casserole, atau saus pasta bahkan bisa menjadi pilihan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X